Saya Curiga Istri Kena Pelet

Pernikahan & Keluarga, 23 April 2021

Pertanyaan:

Siang pa ustad.. saya mau bertanya.. istri saya sikapnya berubah sminggu ini... Pas ketauan dia ketemu laki2 dia malah marah katanya nuduh selingkuh.. padahal emang slingkuh.. dia minta bubar saya ga kasih karna kondisi saya ga mau anak2 saya jadi korban... Sampe skrang tdur pisah nannya seperlunya.. tiap hari ada atau ga ada saya brani chat sm tlp cowo itu..  apakah istri saya terkena pelet atau gmana pak.. setau saya ketemu cowo ga di kenal aja dia takut.. badanya kurus karna jarang makan.. sring minum promag jg... Saya mohon pencerahanya ustad terima kasih



-- Agus Kurniawan (Pemalang)

Jawaban:

Assalaamu 'alaikum wrwb.

Siapapun dari kita yang berkeluarga, tentu menghendaki kedamaian dalam kehidupan rumahtangganya, karena hanya dengan suasana damai sajalah, suami istri akan bisa membangun dan mengatur rumah tangganya dengan baik. Namun yang namanya problem dan masalah keluarga itu memang bisa terjadi dalam rumah tangga siapa saja, termasuk di keluarga anda tentunya, sebagaimana anda telah ceritakan, tetapi yakinlah bahwa anda tidak sendirian.

Dan ketika terjadi masalah dalam keluarga yang bisa menyebabkan hilangnya suasana damai, mestinya harus segera diupayakan untuk diurai dengan berbagai cara, agar suasana damai bisa kembali bisa dirasakan bersama.

Upaya untuk mengurai masalah tersebut bisa dimulai dan in syaa Allah akan efektif, kalau ada kesiapan suami istri untuk membangun komunikasi yang baik, dengan masing2 menyampaikan masalah yang dirasakan, dilanjutkan dengan  saling memberikan masukan, memusyawarahkan masalah yang ada, dan bila diperlukan bisa dengan menghadirkan fihak ketiga yang mempunyai kompetensi untuk menjadi penengah

Dan karena itu, seyogyanya anda tidak membiarkan masalah anda dengan istri tersebut berlarut larut tidak ada ujungnya, Untuk itu segeralah komunikasikan hal tersebut dengan istri anda, ajaklah duduk bersama dengan cara yang baik dan dengan bahasa yang lembah lembut, pilihlah waktu yang kondusif, sehingga suasana komunikasi bisa berjalan dengan baik, cair dan bahkan santai, Kemudian komunikasikan masalah anda kepada istri, dan saya melihat sepertinya sangat diperlukan hadirnya fihak ketiga yang kalian berdua yakini mempunyai kompetensi dalam hukum pernikahan dan kalian yakini mampu untuk menjadi penengah dalam mengurai problem yang sedang anda hadapi sekaligus menasehati kalian berdua dan lebih khusus kepada istri yang tiba tiba berubah sikap dan abai terhadap perannya sebagai seorang istri, hal tersebut perlu segera anda lakukan dalam upaya bersama mencari solusi terbaik

Disamping upaya tersebut, ada hal yang mesti anda lakukan yaitu mendekat kepada Allah dengan optimal, memohon agar Allah berkenan membuka hati istri anda secara khusus untuk memberikan yang terbaik untuk keluarga anda, dan ada baiknya juga kalau anda berkonsultasi kepada peruqyah syar'i untuk minta saran

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb



-- Agung Cahyadi, MA