Hukum Cerai

Pernikahan & Keluarga, 23 April 2021

Pertanyaan:

Assalamualaikum....

saya mau bertanya terkait hukum talak yg dilakukan suami, sudah beberapa kali suami bilang ke saya kalau mau cerai silahkan setiap kali marah, kalau kayak begini terus kita pisah aja. dan beberapa kali suami menulis ikrar talak yg dia tandatangani, tetapi saya tidak mau tanda tangan, apakah talak yg d ucapkan atau d tuliskan suami saya itu sah? setelah marahnya reda, kami seperti biasa lagi. kejadiannya sering kali berulang seperti itu. asal marah dia buat pernyataan talak. bagaimana hukum pernikahan kami?

terimakasih...



-- Dewi (Bandung)

Jawaban:

Wa'alaikumusalaam wrwb.

Talak/cerai itu adalah hak suami, yang karenanya ketika ada seorang suami menceraikan dengan lafadz yang tegas, maka otomatis jatuh cerai dan istrinya tidak berhak untuk menolaknya

Yang perlu diperhatikan dalam talak atau cerai itu adalah lafadz atau ucapan (kalimat) talaknya, apakah secara samar-samar ( kinayah atau khafiy atau majazi), atau secara tegas dan lugas (sharih).

Contoh lafadz talak yang samar-samar adalah sebagai berikut:

“Pulang saja kamu ke tempat orang tuamu.” ataum“Aku tak sanggup lagi tinggal denganmu. Jadi, kamu keluar saja dari rumahku.”

Apabila lafadz talak diucapkan secara samar-samar atau tidak tegas, lafadz yang seperti ini tidak otomatis dianggap sebagai talak yang sesungguhnya, tetapi jatuh atau tidaknya talak akan ditentukan oleh niat suami saat mengucapkan lafadz tersebut, apabila ada niat talak saat mengucapkannya, maka jatuh talak, tetapi kalau tidak ada niat talak, tidak jatuh talak

Sementara itu, talak yang dilontarkan suami secara tegas kepada istri secara hukum agama sudah dianggap sebagai talak sesungguhnya. Dengan begitu, pernikahan antara suami dan istri jadi terputus dengan keluarnya lafadz talak yang sharih atau tegas. Contohnya:

“Aku ceraikan kamu.” atau “Aku menalakmu saat ini juga.” 

Dan talak atau cerai itu bisa terjadi, baik dengan ucapan atau tulisan atau utusan.

Berdasarkan hal tersebut diatas, maka apabila suami anda pernah mengucapkan kata talak (lafadz sharih/tegas), baik diucapkan dengan lisannya atau lewat tulisan yang ditujukan kepada anda, maka secara otomatis telah jatuh talak, meskipun anda menolaknya.

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA