Suami Tidak Mau Mengerti

Pernikahan & Keluarga, 25 April 2021

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Saya wanita yang sudah menikah hampir 4 tahun, belakangan ini suami saya sepertinya semakin pelit memberi uang untuk keperluan rumah tangga bahkan untuk susu anak saya pun suami saya seperti tidak mau tau. Apalagi kalau saya habis berkunjung ke rumah orang tua saya, atau orang tua saya yang habis berkunjung ke rumah saya, dia pasti langsung abai dengan tanggung jawabnya. Seakan akan setiap saya bertemu dengan orang tua saya,itu artinya saya pasti di kasih uang. 

Saya tau kalau uang gaji nya di pakai untuk bayar hutang, tapi bukan kah seharusnya dia juga memikirkan perut istri dan anaknya? Saya tidak senang karna hutang itu tidak ada hubungan nya dengan saya,suami berhutang bukan untuk keperluan kami. Suami juga jarang pulang, hanya saya dan anak saja yang ada di rumah. Pulang beberapa hari sekali, itupun hanya sebentar, Dia lebih sering pulang kerumah orang tuanya. 

Jujur saya sudah lelah dengan sikap dia seperti ini, sudah berkali kali nasihati tapi dia seperti tidak peduli. Tidak mau tau apa kami sudah makan, apa yg kami makan. Bahkan kebutuhan anak pun dia tak pernah tanya. Dia juga tidak mau puasa, alasan nya karna lelah kerja. 

Saya bingung apa yang harus saya lakukan, rasanya saya sudah gak sanggup lagi, tapi jika harus berpisah,saya juga malu

Tolong pencerahan nya, apa yang harus saya lakukan

Terima kasih

Wassalamu'alaikum Wr. Wb

 



-- Ushi Anisya (Medan)

Jawaban:

Assalaamu 'alaikum wrwb.

Siapapun dari kita yang berkeluarga, tentu menghendaki kedamaian dalam kehidupan rumahtangganya, karena hanya dengan suasana damai sajalah, suami istri akan bisa membangun dan mengatur rumah tangganya dengan baik. Namun yang namanya problem dan masalah keluarga itu memang bisa terjadi dalam rumah tangga siapa saja, termasuk di keluarga anda tentunya, sebagaimana anda telah ceritakan, tetapi yakinlah bahwa anda tidak sendirian.

Dan ketika terjadi masalah dalam keluarga yang bisa menyebabkan hilangnya suasana damai, mestinya harus segera diupayakan untuk diurai dengan berbagai cara, agar suasana damai bisa kembali bisa dirasakan bersama.

Upaya untuk mengurai masalah tersebut bisa dimulai dan in syaa Allah akan efektif, kalau ada kesiapan suami istri untuk membangun komunikasi yang baik, dengan masing2 menyampaikan masalah yang dirasakan, dilanjutkan dengan  saling memberikan masukan, memusyawarahkan masalah yang ada, dan bila diperlukan bisa dengan menghadirkan fihak ketiga yang mempunyai kompetensi untuk menjadi penengah

Dan karena itu, seyogyanya anda tidak membiarkan masalah anda dengan suami tersebut berlarut larut tidak ada ujungnya, Untuk itu segeralah komunikasikan hal tersebut dengan suami anda, ajaklah duduk bersama dengan cara yang baik dan dengan bahasa yang lembah lembut, pilihlah waktu yang kondusif, sehingga suasana komunikasi bisa berjalan dengan baik, cair dan bahkan santai, Kemudian komunikasikan masalah anda kepada suami, dan saya melihat sepertinya sangat diperlukan hadirnya fihak ketiga yang kalian berdua yakini mempunyai kompetensi dalam hukum Islam dan hukum pernikahan dan kalian yakini mampu untuk menjadi penengah dalam mengurai problem yang sedang anda hadapi sekaligus menasehati kalian berdua dan lebih khusus kepada suami yang selama ini abai ajaran aganya dan abai terhadap perannya sebagai seorang suami dan sebagai seorang bapak, hal tersebut perlu segera anda lakukan dalam upaya bersama mencari solusi terbaik

Disamping upaya tersebut, ada hal mesti anda lakukan yaitu mendekat kepada Allah dengan optimal, memohon agar Allah berkenan membuka hati suami anda secara khusus untuk memberikan yang terbaik untuk keluarga anda

Kalau upaya optimal sudah anda lakukan, tetapi suami tetap dengan sikap sikapnya dan anda sebagai istri sudah tidak lagi nyaman dengan kondisi keluarga anda, maka barangkali cerai bisa menjadi alternatif terakhir yang bisa anda tempuh.

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb



-- Agung Cahyadi, MA