Suami Kepergok Simpan Video Seks

Lain-lain, 8 Mei 2021

Pertanyaan:

Assalamuailaikum, mau tanya apa solusi bagi suami yg kepergok menyimpan video seks?  Kejadian pertama sudah lama dan membuat cekcok. Dan ini terulang lagi..dan dia beralasan itu hanya ada di grup dan di download untuk ingin tau..ketika itu sy geram. Suami malah yg lebih galak marah. dan pisah ranjang. Trims



-- Tanya (Bogor)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarkatuhu.

Menyimpan video seks adalah perbuatan yang tercela. Karen perbuatan itu akan mendekatkan pada pebauatan zina. Segala hal yang mengarah kepada perbuatan zina haram hukumnya. Allah berfirman:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً ۗوَسَاۤءَ سَبِيْلًا

Artinya: Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk. (QS. Al Isra:32)

Jika anda ingin mencari solusi atas suatu masalah, maka anda harus mencari terlebih dahulu penyebabnya. Sebuah perilaku itu terjadi bukan karena semata-mata dorongan dari dirinya, tapi bisa jadi karena ada sebab dari luar dirinya yang mendorongnya untuk melakukannya.

Ada baiknya untuk menyelesaikan masalah yang sedang anda hadapi, anda bicara dengan suami dengan tenang dan lembut dan jadikan perilaku suami anda sebagai koreksi bagi anda dan dirinya dalam usaha mewujudkan keharmonisan rumah tangga. Apakah anda berdua sudah pernah membicarakan secara dewasa, bagaimana semestnya suami dan istri menyalurkan hasrat seksualnya. Jangan anggap bahwa itu tabu, karena anda berdua telah dewasa dan menjadi pasangan suami istri. Banyak buku dan info islami yang memberikan info yang sesuai syariat Islam yang bisa anda dapatkan dengan mudah di media.

Jika anda sudah melakukan diskusi mendalam terkait hubungan suami istri dan suami anda masih melakukan yang tercela dikemudian hari, maka dibutuhkan pendalaman ilmu agama, agar ilmu agama mampu mengendalikan diri dari perilaku tercela.

Setiap orang berpeluang untuk melakukan kesalahan dan dosa dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah mereka yang mau betaubat kepada Allah. Rasulullah bersabda:

كُلُّ بَنِى آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِيْنَ التَّوَّابُوْنَ

Setiap anak Adam pasti berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah yang bertaubat (HR. Ahmad dan ibnu Majah)

Berikan kesempatan padanya untuk memperbaiki diri, jangan terlalu memperanjang masalahnya, cukuplah dengan pertengkaran yang terjadi antara dia dan anda sudah cukup menjadi pelajaran baginya dan anda. Selanjutnya fokuskan kepada mengevalusi diri, barangkali ada yang kurang atau salah sehingga dia memiliki perilaku yang tidak baik itu. Wallahu a’lam bishowab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc