Istri Sering Mencaci Maki


Pertanyaan:

Assalamualaikum Saya mau konsultasi saya menikah sudah 2 tahun umur istri saya sekarang 22 tahun saya 25tahun. Saya harus gimana bingung kebiasaan istri saya selalu memaki maki saya dan selalu berkata kasar ke saya? Itu bukan sekali 2 kali bahkan sering padahal tidak ada masalah besar. Seperti istri saya depresi karena dulu pernah aborsi sewaktu pacaran dengan pacarnya. Saya harus gimana, mau bertahan tapi ngrasa gak pernah dihargai apalagi ditakuti sebagai suami, mau pisah tapi malu n kasihan sama orang tua😭😭



-- Adam (Boyolali)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Siapapun dari kita yang berkeluarga, tentu menghendaki kedamaian dalam kehidupan rumahtangganya, karena hanya dengan suasana damai sajalah, suami istri akan bisa membangun dan mengatur rumah tangganya dengan baik. Namun yang namanya problem dan masalah keluarga itu memang bisa terjadi dalam rumah tangga siapa saja, termasuk di keluarga anda tentunya, sebagaimana anda telah ceritakan, tetapi yakinlah bahwa anda tidak sendirian.

Dan ketika terjadi masalah dalam keluarga yang bisa menyebabkan hilangnya suasana damai, mestinya harus segera diupayakan untuk diurai dengan berbagai cara, agar suasana damai bisa kembali bisa dirasakan bersama.

Upaya untuk mengurai masalah tersebut bisa dimulai dan in syaa Allah akan efektif, kalau ada kesiapan suami istri untuk membangun komunikasi yang baik, dengan masing2 menyampaikan masalah yang dirasakan, dilanjutkan dengan  saling memberikan masukan, memusyawarahkan masalah yang ada, dan bila diperlukan bisa dengan menghadirkan fihak ketiga yang mempunyai kompetensi untuk menjadi penengah

Dan karena itu, seyogyanya anda tidak membiarkan masalah anda dengan istri tersebut berlarut larut tidak ada ujungnya, Untuk itu segeralah komunikasikan hal tersebut dengan istri anda, ajaklah duduk bersama dengan cara yang baik dan dengan bahasa yang lembah lembut, pilihlah waktu yang kondusif, sehingga suasana komunikasi bisa berjalan dengan baik, cair dan bahkan santai, Kemudian komunikasikan masalah anda kepada istri, dan saya melihat sepertinya sangat diperlukan hadirnya fihak ketiga yang kalian berdua yakini mempunyai kompetensi dalam hukum Islam dan hukum pernikahan dan kalian yakini mampu untuk menjadi penengah dalam mengurai problem yang sedang anda hadapi sekaligus menasehati kalian berdua dan lebih khusus kepada istri yang abai dan kurang faham akan perannya sebagai seorang istri, hal tersebut perlu segera anda lakukan dalam upaya bersama mencari solusi terbaik

Disamping upaya tersebut, ada hal mesti anda lakukan yaitu mendekat kepada Allah dengan optimal, memohon agar Allah berkenan membuka hati istri anda dan berkenan memberikan hidayah kepada istri anda secara khusus dan berkenan untuk memberikan yang terbaik untuk keluarga anda

Dan apabila upaya ioptimal telah anda lakukan, dan istri tetap dengan sikap sikapnya, sementara anda sudah tidak lagi sabar dan tahan, maka barangkali perceraian bisa menjadi solusi terakhir yang bisa anda tempuh.

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb



-- Agung Cahyadi, MA