Pikiran Kotor

Lain-lain, 1 Juni 2021

Pertanyaan:

*Assalamu'alaikum wr wb ustadz 

Saya ingin bertanya setiap hari ketika saya shalat dan berwudhu atau hal hal ketika ingin beribadah, terutama dalam shalat saya selalu berpikiran kotor seperti muncul atau imajinasi yang   parah terhadap Allah SWT dan kurang ajar,saya benar benar tidak menginginkan hal tersebut saya merasa sangat menghina jadi saya selalu mengulangi shalat saya dan merasa was was, hingga hampir putus asa,apakah saya termasuk kaum berdosa ustadz? 



-- Fatimah Az Zahra (Jogja)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Was-was atau sikap ragu-ragu dan khawatir itu munculnya dari setan dan perasaan. Karena itu untuk menghilangkan was-was harus dihilangkan sebabnya. Jika sebabnya adalah godaan setan maka hendaklah memohon perlindungan kepada Allah,tuhan manusia dan alam semesta. Allah berfirman:

 قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ. مَلِكِ النَّاسِۙ. اِلٰهِ النَّاسِۙ. مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ. الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ. مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

 Artinya: Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia." (QS. Annas)

Disamping membaca ta’awudz yaitu bacaan:”a’udzubillahi minasyaithanirrajim” untuk berlindung dari godaan syaithan,ada bacaan dzikir yang bisa melindungi diri dari godaan syaitan yaitu dzikir pagi dan petang yang dibaca setiap pagi dan sore.

Penyebab lain munculnya was-was adalah perasaan yang diperturutkan, tidak dilawan. Perasaan itu hanya bisa dilawan dengan kebenaran ilmu dan kekuatan logika. Jika menurut ilmu sudah benar maka abaikan perasaan yang membuat was-was sahnya amal. Contoh: jika anda shalat, anda sudah berniat, mengucapkan takbiratul ihram, membaca al fatihah dan seterusnya. Menurut ilmu fikih shalat sudah benar. Jika kemudian muncul was-was tidak sah, maka abaikan perasaan was-was itu, karena secara ilmu dan logika sudah benar. Demikian juga dengan ibadah lainnya, jika telah sesuai dengan ilmunya dan logika abaikan saja perasaan was-was itu, insyaAllah lambat lain dia akan hilang.

Jika anda tidak bisa melawan perasaan was-was karena minimnya ilmu dan pengetahuan, maka pelajarilah ilmunya dan pahami dengan baik. Jadi, jika anda selalu was-was saat berwudlu, maka pelajarilah tata cara berwudlu dengan baik, maka ilmu anda akan mampu menepis dan menghilangkan perasaan was-was .

Wallahua’lam bishowab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc