Syarat Pernikahan Dengan Identitas Palsu

Lain-lain, 6 Juni 2021

Pertanyaan:

Assalamualaikum

13 tahun lalu seorang laki2 menikah untuk kedua kalinya, sedangkan istri pertamanya masih hidup tetapi tidak menyetujui pernikahan kedua tersebut, ahirnya laki2 tersebut membuat surat keterangan palsu bahwa istri pertamanya sudah meninggal sehingga dia berstatus duda, bagaimanah hukum pernikan kedua yang dilakukan laki2 ini ? Mohon penjelasannya 



-- Sri Ismi Rahayu (Tegal)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Jika yang ditanyakan apakah sah atau tidak pernikahan itu, maka pernikahan itu sah jika telah memenuhi rukun dan syarat sahnya nikah. Adapun pemalsuan data diri calon adalah sesuatu yang tidak terkait dengan syarat dan rukun sahnya pernikahan, pemalsuan hanya menjadi sebab terjadinya pernikahan.

Rukun nikah:

  1. Ijab dan qabul (shighah).
  2. Calon mempelai laki-laki dan perempuan

Syarat sahnya nikah:

  1. Kedua mempelai halal menikah
  2. Akad nikah untuk selamanya
  3. Saksi
  4. Suka rela
  5. Calon mempalai jelas dan pasti
  6. Tidak sedang umrah atau haji
  7. Mahar
  8. wali

Kebohongan yang dilakukan menyebabkan pelakunya berdosa,tapi tidak membatalkan pernikahan itu.

Wallahu a’lam bishowab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc