Nafkah Anak Di Luar Nikah

Lain-lain, 29 Juni 2021

Pertanyaan:

Assalamualaikum..

Saya ingin mnanyakn, saya mnikah dgn seorg duda, yg diceraikn oleh mntan istriny dikarenakn mantan istri brselingkuh. Mereka mmiliki anak, diluar nikah, brhak kah mntan istri mnuntut nfkah utk anak tsb? 

Stau dari saya prnah baca, anak di luar nikah tidak wajib di nafkahi oleh bapakny. Kami sbnarny prnah mmberi uang utk anak tsb tanpa sepengetahuan mantan istrinya, tapi kthuan, kmudian di kembali kn, dy blg " Jgn rusak pikiran anak dgn uang sgitu, kami di sini udah menganggap kalian mati.. ". Seolah2 disini kami yg bersalah, padahal dy yg berselingkuh & meninggalkan mantan suaminy. Wlw uang ny tdak sbrapa, stidaknya dri kami ada inisiatif mmberi anak tsb. Suami saya juga susah utk menghubungi anakny. Kbetulan mantan istri ny juga sudah menikah lagi. Tapi baru2 ini, anak ny menelepon suami saya, meminta sejumlah uang yg cukup besar bagi kami utk kprluan masuk sekolah SMP, yg kami yakini atas suruhaan mantan istrinya. Bgaimana kah itu..? 



-- Difa (Singkawang)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Sebelum menjawab pertanyaan kewajiban siapa nafkah seorang anak yang lahir dari hubungan yang tidak sah atau di luar nikah, terlebih dahulu perlu dibahas tentang nasab seorang anak.

Nasab anak yang lahir dari suami istri yang sah, nasabnya di berikan kepada ayahnya. Keduanya saling mewarisi jika salah satunya meninggal. Sementara seorang anak yang lahir dari hubungan di luar nikah yang sah, nasabnya kepada ibunya.

Karena nasab anak di luar nikah adalah ke ibunya, maka nafkahnya juga ke ibunya. Adapun secara moral ayah biologis mau membantu nafkah anaknya itu boleh saja, tapi tidak menjadi kewajibannya secara syar’i. wallahu a’lam bishowab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc