Was Was Menghina Nabi Muhammad

Aqidah, 20 September 2021

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr wb 

Saya ingin bertanya tadi saat saya sedang berwudu terlintas dalam pikiran saya menghina nabi Muhammad saw dan sepertinya hinaan ini datang dari hati saya apakah saya telah murdad dan harus membaca syahadat kembali untuk masuk islam kembali



-- Jenar Iqra Faozan (Tegal)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Ketika iblis di usir oleh Allah, dia bersumpah akan menggoda manusia dari segala arah (QS.7:16-17).

Godaan dalam bentuk bisikan hati untuk mengucapkan kalimat kekufuran. Ini tidak hanya terjadi pada mukmin yang awam, bahkan semacam ini terjadi pada diri para sahabat

 يا رسول الله إن أحدنا ليجد في نفسه ما لئن يخر من السماء إلى الأرض أحب إليه من أن يتكلم به فقال « ذلك صريح الإيمان »

Sebagaimana yang diutarakan para sahabat, ‘Wahai Rasulullah, kami terkadang menjumpai lintasan pikiran pada diri kami, andaikan kami dijatuhkan dari langit, lebih kami sukai dari pada mengungkapkan lintasan pikiran itu.’ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkomentar, “Itu bukti adanya iman.” (HR. Muslim 132, Abu Daud 5111, dan yang lainnya).

Para Ulama bersepakat, bahwa bisikan seperti itu bukanlan masuk dalam kekufuran,

Imam An-Nawawi mengatakan :

الخواطر وحديث النفس إذا لم يستقر ويستمر عليه صاحبه فمعفو عنه باتفاق العلماء، لأنه لا اختيار له في وقوعه ولا طريق له إلى الانفكاك عنه

Lintasan pikiran dan bisikan hati, jika tidak mengendap dan tidak keterusan berada dalam diri pelakunya, hukumnya dimaafkan, dengan sepakat ulama. Karena munculnya kejadian ini di luar  pilihan darinya. Sementara tidak ada celah baginya untuk menghindarinya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إنَّ اللَّهَ تَجَاوَزَ لأُمَّتِي ما حَدَّثَتْ بِهِ أنْفُسَها ما لَمْ تَتَكَلَّم بِهِ أوْ تَعْمَلْ

Sesungguhnya Allah mengampuni untuk umatku terhadap apa yang terlintas dalam hatinya, selama tidak diucapkan atau dikerjakan. (HR. Muslim 127).

 

Ketika bisikan bisikan semacvam itu melintas, maka Jangan sampai diucapkan atau jangan dihiraukan, segera berlindung kepada Allah dengan membaca Ta'awwudz

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَأْتِي الشَّيْطَانُ أَحَدَكُمْ فَيَقُولُ: مَنْ خَلَقَ كَذَا، مَنْ خَلَقَ كَذَا، حَتَّى يَقُولَ: مَنْ خَلَقَ رَبَّكَ؟ فَإِذَا بَلَغَهُ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ وَلْيَنْتَهِ

Setan mendatangi kalian dan membisikkan: ‘Siapa yang menciptakan ini? Siapa yang menciptakan itu?’ sampai akhirnya dia membisikkan, ‘Siapa yang menciptakan Tuhanmu?’ jika sudah demikian, segeralah minta perlindungan kepada Allah, dan berhenti (tidak memikirkannya). (HR. Bukhari 3276 dan Muslim 134)

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemufahan, taiufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bioshshawaab

Wassalaamu 'alaikium wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA