Upah Pekerjaan

Fiqih Muamalah, 30 November 2021

Pertanyaan:

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, semoga ustadz dan tim konsultasi syariah selalu dalam lindungan Allah

Saya mau bertanya bagaimana hukumnya menerima permintaan tolong untuk mengerjakan suatu pekerjaan seperti menyusun proposal namun upahnya tidak disebutkan nilainya, setelah selesai baru diberikan sejumlah uang, apakah ini termasuk transaksi gharar dan haram? 

Bagaimana hukumnya meminta tolong orang untuk hal kecil seperti membuang sampah lalu kita berikan uang, apakah harus ada akad yang jelas dengan menyebutkan nominal?

Apabila kita sering diminta tolong untuk mengerjakan sesuatu yg rutin dan dari pengalaman sebelumnya kita sudah bisa menebak nilai upahnya apakah tetap harus ada akad yg jelas? Seandainya nilainya berubah apakah menjadi haram? Atau bagaimana solusinya?

 



-- Putra (Jakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Apabila sifatnya hanya tolong menolong, maka pemberian dari yang meminta tolong tersebut adalah hadiah dan bukan upah, sehingga memang tidak harus disebutkan nominalnya di awal, yang karenanya tidak berlaku gharar dalam hal tersebut

Tetapi kalau sifatnya kerja sama, maka nominalnya harus disepakati diawal, karena itu adalah fee atau upah, yang apabila tidak disebutkan diawal, maka bisa bermakna gharar

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, gtaufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.

 



-- Agung Cahyadi, MA