Pembagian Waris Istri Yang Meninggal Lebih Dahulu

Waris, 5 Januari 2022

Pertanyaan:

Bismillah. Bagaimana cara pembagian waris untuk seorang istri yang meninggal lebih dahulu dari suaminya. Sang istri memiliki:

1. Harta hibah dari orangtua sang istri berupa rumah

2. Dua orang anak perempuan muslim 

3. Tiga orang saudara laki-laki dan empat orang saudara perempuan (dua sudah meninggal dunia)

Sebagai informasi tambahan, rumah yang disebut di atas sebenarnya dibeli oleh suami untuk dijadikan tempat usaha. Dan kemungkinan dijadikan harta hibah di sertifikat (atas nama istri) untuk menghindari biaya pajak yang berlebih. 

Jazakumullahu khairan. Barakallahu fiikum.



-- Ummu Dilara (Bandung)

Jawaban:

Assalaamu 'alaikum wrwb.

Ketika seorang istri meninggal, maka seluruh asetnya, baik yang diperoleh sebelum menikah (termasuk warisan dari orang tuanya misalnya) atau yang diperoleh setelah ia menikah (termasuk pemberian dari suaminya misalnya) adalah harta warisannya (setelah dikurangi hutang dan wasiat, kalau ada) yang harus dibagi kepada ahli warisnya yang masih hidup (termasuk orang tuanya kalau masih hidup)

Perihal rumah hibah tersebut, maka harus dipastikan; apakah sudah mrnjadi milik istri (karena sudah dihibahkan atau sebenarnya milik suami (karena saat itu ada kesepakatan, hanya meminjam nama istri saja tanpa dihibahkan dalam arti yang sesungguhnya )

Adapun pembagian hartawa waris istri adalah sebagai berikut :

~ Suami   = 1/4

~ 2 Anak perempuang = 2/3 (debagi untuk dua anak )

~ 5 Saudara/ri (3 laki-laki dan 2 perempuan) = Sisa warisan, dengan cara pembagian 2:1 (saudara laki-laki, masing2 mendapatkan 2 bagian, dan saudara perempuan, masing mendapatkan 1 bagian)

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taiufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA