Pembagian Waris Tidak Merata

Waris, 9 Januari 2022

Pertanyaan:

Assalamualaikum, izin bertanyaa, bagaimana hukumnya ketika dalam satu keluarga membagikan warisan yang tidak merata, dan ahli waris utama adalah anak dan istri/suami yang di tinggalkan, jadi harta peninggalannya akan di bagi kepada anak dan istri/ suaminya saja. Ketika membagikannya pun, para anak menyepakatiii dengan cara musyawarah dan damaii. Dalam hal demikian apakah ketentuan ini tidak bertentangan dengan hukum Islam? Jika mengacu kepada cara Tashaluh digunakan dalam proses pembagian seperti ini? Terimakasih 



-- Tria (Bandung)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Hukum waris adalah hukum yang sangat jelas, rinci dan mengikat (lihat, Al Qur'an Surat An Nisa'. 4:7-14), Pada ayat ke-13 dan 14, Allah dengan tegas telah menjelaskan konskwensi bagi yang mentaati dan yang menyelesihi hukum tersebut, Allah berfirman yang artinya :

Itulah batas-batas (hukum) Allah. Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia akan memasukkannya ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Dan itulah kemenangan yang agung. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar batas-batas hukum-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka, dia kekal di dalamnya dan dia akan mendapat azab yang menghinakan. (QS. 4:13-14)

Berdasarkan kedua ayat tersebut, maka bagi seorang Muslim berkewajiban untuk mentaati hukum Allah, termasuk hukum yang berkaitan dengan pembagian warisan, dan haram hukumnya untuk merubah hukum waris yang telah pasti tersebut meskipun dengan kesepakatan

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memebrikan kemudfahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahiu a'lam bishshwaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.

 



-- Agung Cahyadi, MA