Apakah Termasuk Kata Talak?

Pernikahan & Keluarga, 19 Januari 2022

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum. Wr. Wb.. ustadz,, mohon maaf sy mau bertanya mengenai kata2 talak,, jika istri bertanya kepada suami "apakah kita masih suami istri??" Dan istri hnya bercanda/memancing mancing suami saja tapi suami menjawab "kalau enggak ya gpp".. dan istri kaget.. apakah sudah termasuk menjatuhkan talak?? Mohon dijawab.. Terima kasih.. Wassalamu'alaikum. Wr. Wb..



-- Umi Octaviani (Demak)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Talak dari seorang suami kepada istri akan jatuh dan sah jika yang menjatuhkan talak adalah suaminya yang sah dan menggunakan kalimat talak sharih atau kinayah yang disertai dengan niat talak.

Kalimat talak sharih artinya kalimat yang dijatuhkan dan disampaikan kepada istri dengan tegas dan jelas, sehingga tidak mungkin dimaknai dari kalimat itu kecuali talak. seperti perkataan seorang suami kepada istrinya:”saya talak kamu” atau “ kamu saya cerai”.

Adapun kalimat talak kinayah adalah kalimat talak dengan menggunakan sindiran dan tidak langsung. Kalimat tersebut bisa difahami talak,bisa juga tidak. Karenanya diperlukan klarifikasi dari yang mengucapkannya. Jika dimaksud dari kalimat itu kalimat talak, maka jatuh talak, jika tidak, maka tidak jatuh talak. Seperti perkataan seorang suami kepada istrinya: ”kamu pulang saja ke rumah orang tuamu”.

Terkait pertanyaan yang anda sampaikan. Yaitu kalimat yang ada dalam dialog suami dan istri diatas:

Istri: "apakah kita masih suami istri??" candanya.

Suami: "kalau enggak ya gpp". Jawab suami.

Dialog tersebut tidak berarti talak. Kalimat itu hanyalah dialog dan tanya jawab semata. kecuali jika suami mengikuti jawabannya dengan kalimat talak, baik sharih maupun kinayah. Wallahu a’lam bishowab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc