Anak Merawat Ibu

Pernikahan & Keluarga, 19 Januari 2022

Pertanyaan:

assalamualaikum

mohon bantuannya ustadz, sy 4 bersaudara, 3 tinggal di Jawa (termasuk sy) & kurang mampu semua,

1 tinggal di luar pulau & berkecukupan,

selama ini ibu kami di jaga & di rawat oleh kami bertiga yang tinggal di Jawa, hingga kemarin ibu sy memutuskan sepihak untuk ikut anaknya yang mampu di luar pulau krn ibu sy ingin hidupnya lebih terjamin, hati kami yg bertiga terutama sy, sangat hancur sekali ustadz, sy seperti tidak ikhlas melepas ibu sy,

pertama : krn jarak antara kami tentunya semakin jauh

kedua : selama ini saudara kami yg jauh ini selalu sangat susah di hubungi, kami takut bila ibu kami ikut dengannya maka kami akan susah menghubungi maupun bertemu ibu kami

sy mohon bantuannya untuk menenangkan hati sy ustadz, bila keputusan ibu sy benar, bagaimana cara kami agar ikhlas? bila itu salah, tolong bantu kami bagaimana kami meyakinkan ibu kami untuk tidak pergi jauh? hati sy sangat hancur sekali ustadz 😭🙏🏻



-- Yati (Bandung)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Kewajiban seorang anak kepada orang tuanya adalah berbakti kepadanya dan menyenangkan hatinya. Tidak boleh menyakitinya, walaupun hanya dengan kata-kata remeh dan lembut tapi menyakitkan hati, seperti kata “uff”. “ah”. Allah swt berfirman:

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

Dan Rabb-mu telah memerintahkan agar kamu jangan beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada ibu-bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Ya Rabb-ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.’” (Al-Israa’ : 23-24).

Oleh karena itu berikan kesempatan kepada ibu untuk memilih mau tinggal dengan siapa saja diantara anak-anaknya. Semoga dengan anda memberi kebebasan kepadanya memilih tempat tinggal yang dia senangi, dia menjadi ridla dengan anak-anaknya. Dan karenanya Allah juga ridla. Jangan sampai orang tua murka karena dilarang, sehingga Allah juga murka kepada anak-anaknya. Ingatlah bahwa ridla Allah tergantung pada ridla orang tua dan marahnya Allah tergantung marahnya orang tua. Rasulullah bersabda:


رِضَا اَللَّهِ فِي رِضَا اَلْوَالِدَيْنِ, وَسَخَطُ اَللَّهِ فِي سَخَطِ اَلْوَالِدَيْنِ


Artinya: "Ridho Allah SWT bergantung dari ridho kedua orang tua dan kemurkaan Allah SWT bergantung dari kemurkaan orang tua," (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban, Hakim)

Relakan kepergian ibu anda ke tempat anaknya yang jauh semoga dia senang dan kerasan disana. Jika dia tidak nyaman tinggal di tempat baru, pasti dia akan kembali ke tempat tinggalnya yang lama. Wallahu a’lam bishowab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc