Hukum Menerima Zakat Mal

Zakat, 26 Januari 2022

Pertanyaan:

Assalammuaikum Ustad,

Tahun lalu saya diPHK dan mendapatkan pesangon sekitar 500jt.  

Sebagian dari uang pesangon tsb sy gunakan utk modal usaha dan sisanya utk nafkah anak-istri.

Sampai saat ini, usaha sy blm menghasilkan sehingga utk kebutuhan sehari2 masih menggunakan uang pesangon dgn sangat hati2.

Saat ini uang pesangon yg tersisa ada sekitar 300jutaan dan sudah mencapai haul.

Pertanyaannya:

1) Apakah sy wajib zakat sementara sy blm punya penghasilan?  Bila iya, apakah boleh saya kurangi dulu dgn kebutuhan keluarga setahun kedepan?

2) Dengan kondisi blm punya penghasilan tapi memiliki tabungan yang sudah mencapai nishob, apakah saya boleh menerima zakat dari keluarga yg mampu?

Mohon nasihatnya, ustad.   
Jazakallah khairan katsira



-- Bowo (Depok)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Zakat yang merupakan salah satu rukun Islam itu diwajibkn atas seorang muslim yang hartanya telah mencapai nishob dan telah tersimpan selama satu tahun (haul). Berdasarkan penjelasan tersebut, maka sisa pesangon anda sebesar Rp. 300 Juta yang sudah terimpan setahun tersebut, setelah anda kurangi semua kebutuhan pokok keluarga, terkena wajib zakat sebesar 2,5% untuk segera anda berikan kepada yang berhak

Dan oleh karena anda sebagai muzakkii, maka anda tidak berhak untuk menerima zakat

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA