Hukum Memburu Garangan Untuk Dibunuh

Fiqih Muamalah, 10 Februari 2022

Pertanyaan:

Bagaimana hukum memburu garangan untuk dibunuh karna memangsa hewan ternak kita ?



-- Baisul Kurni (Sumenep)

Jawaban:

Assalaamu 'alaikum wrwb .

Rasulullah  pernah bersabda yang artinya, ““Lima jenis hewan yang seluruhnya fasik, boleh dibunuh di tanah suci; burung gagak, burung elang, kalajengking, tikus, dan binatang buas.” (HR. Al Bukhari dan Muslim, tapi dalam riwayat Muslim, kalajengking diganti dengan ular) 

Dari hadits tersebut, barangkali garangan tidak termasuk dalam kelompok binatang binatang yang disebut fawasik tersebut, namun jika ada binatang yang mengganggu kita atau bahkan membahayakan diri kita termasuk garangan, maka boleh menyingkirkannya dan boleh membunuhnya jika diperlukan. Penjagaan diri manusia dan kemaslahatan manusia lebih diutamakan dan didahulukan daripada kasih sayang kepada binatang. 

Oleh karena itu, para fuqaha memiliki kaidah :

كل مؤذي من الحيوانات والحشرات أنه يُقتل أو يُتخلص منه

“Setiap binatang yang mengganggu itu boleh dibunuh dan disingkirkan.“

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA