Curhat

Lain-lain, 26 Februari 2022

Pertanyaan:

Assalamualaikum... 

Saya ingin bertanya. Apa hukum menurut islam apabila anak perempuan suka menceritakan pria-pria kaya kepada ibunya?

Saya sebagai ayahnya merasa tidak nyaman bila anak perempuan saya menceritakan pria lain kepada ibunya.. 

Demikian pertanyaan saya 

Terimakasih 

Wassalam... 



-- Subrata (Samarinda )

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Hukum menceritakan sesuatu, baik tentang orang atau kejadian, kepada orang lain tentang sesuatu yang nyata dan bukan bohong adalah mubah. Cerita dilarang jika cerita itu bukan fakta atau bohong,cerita yang membawa kemadharatan dan mengandung unsur namimah atau adu domba dan fitnah.

Jika cerita tentang orang itu berupa fakta dan dapat memberi inspirasi kebaikan, maka cerita seperti itu justru terpuji. Seperti cerita nabi Sulaiman as. bisa menjadi ispirasi bagi raja yang bijaksana. Atau kisah sahabat nabi yang kaya raya seperti Usman bin Affan, Abu Bakar, Abdurrahman bin Auf dan lain-lain. Yang seluruh hartanya dipersembahkan untuk perjuangan Islam.

Tetapi jika cerita tentang orang-orang kaya hanya untuk sekedar gossip dan hanya menimbulkan rasa iri dan lupa diri atas nikmat Allah, karena orang kaya itu hanya suka pamer kekayaan saja, maka yang sedemikian itu harus dihindari.

Menanggapi cerita putri anda kepada ibunya tentang laki-laki lain yang kaya. Sebaiknya anda tidak perlu merasa tidak nyaman dan merasa dibandingkan. Jadikan hal itu sebagai pintu masuk untuk bisa mengajaknya bersyukur atas nikmat Allah yang telah diberikan kepada keluarga ini. Memandang kekayaan orang lain yang lebih banyak hanya menjadi penyebab hilangnya rasa syukur. Melihat orang lain yang lebih miskin akan mendatangkan rasa syukur. Rasulullah bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم انْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اَللَّهِ عَلَيْكُمْ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata, Rasulullah saw. bersabda: “Lihatlah orang yang berada di bawahmu dan jangan melihat orang yang berada di atasmu, karena yang demikian itu lebih patut, agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah yang telah diberikan kepadamu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Demikian yang bisa disampaikan dan terimakasih. Wallahu a’lam bishowab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc