Akses Jalan Melewati Pekarangan

Fiqih Muamalah, 26 Maret 2022

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustadz, saya mau bertanya tentang langkah terbaik yang harus keluarga kami ambil ... Kami mempunyai tanah pekarangan yang oleh tetangga D diminta untuk dijadikan jalan menuju rumahnya dengan lebar 3 m x 23 m dengan diganti rugi ... Akan tetapi di pekarangan kami itu tanah yang diminta tadi terdapat invest kami berupa 5 batang jati dan 1 pohon kelapa untuk persediaan bangun rumah dan itu juga mengenai kandang sapi milik kami. Sedangkan si tetangga D ini sebenarnya sudah membeli tanah untuk akses jalan ke tetangga E yang ada didepan rumahnya namun beralaskan mobil tidak bisa masuk padahal sudah sekitar 2 m lebar jalannya ... sedangkan jika melewati pekarangan saya juga belum bisa masuk ke pekarangan tetangga D masih harus melewati 1 pekarangan lagi karena posisi rumah tetangga D berada di seberang pojok ... Sementara rumah kami sudah ada 1 jalan aspal, dan 1 jalan setapak ... Sementara yang diminta itu berbatasan dengan tetangga B tepung pager, dan keluarga kami diminta untuk memberikan untuk amal jariyah...  Apa yang sebaiknya kami lakukan ustadz. Terima kasih sebelumnya๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™ 



-- Dwi (Gunungkidul)

Jawaban:

 Wa'alaikumussalaam wrwb.

Banyak sekali hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang menjelaskan akan besarnya pahala yang Allah akan berikan kepada yang bisa memberikan kesenangan kepada orang lain, diantaranya :

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ููู‰ ุนูŽูˆู’ู†ู ุงู„ู’ุนูŽุจู’ุฏู ู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู’ุนูŽุจู’ุฏู ููู‰ ุนูŽูˆู’ู†ู ุฃูŽุฎููŠู‡ู

Allah senantiasa menolong hamba selama ia menolong saudaranya.” (HR. Muslim).

Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ููู‰ ุญูŽุงุฌูŽุฉู ุฃูŽุฎููŠู‡ู ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ููู‰ ุญูŽุงุฌูŽุชูู‡ู

Siapa yang biasa membantu hajat saudaranya, maka Allah akan senantiasa menolongnya dalam hajatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ุฃูŽุญูŽุจู‘ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ููŽุนูู‡ูู…ู’ ู„ูู„ู†ู‘ูŽุงุณู , ูˆูŽุฃูŽุญูŽุจู‘ู ุงู„ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ุณูุฑููˆุฑูŒ ุชูุฏู’ุฎูู„ูู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูุณู’ู„ูู…ู , ุฃูŽูˆู’ ุชูŽูƒูŽุดููู ุนูŽู†ู’ู‡ู ูƒูุฑู’ุจูŽุฉู‹ , ุฃูŽูˆู’ ุชูŽู‚ู’ุถููŠ ุนูŽู†ู’ู‡ู ุฏูŽูŠู’ู†ู‹ุง , ุฃูŽูˆู’ ุชูŽุทู’ุฑูุฏู ุนูŽู†ู’ู‡ู ุฌููˆุนู‹ุง , ูˆูŽู„ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽู…ู’ุดููŠูŽ ู…ูŽุนูŽ ุฃูŽุฎู ูููŠ ุญูŽุงุฌูŽุฉู ุฃูŽุญูŽุจู‘ู ุฅูู„ูŽูŠู‘ูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุนู’ุชูŽูƒูููŽ ูููŠ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ู…ูŽุณู’ุฌูุฏู ูŠูŽุนู’ู†ููŠ ู…ูŽุณู’ุฌูุฏูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุฏููŠู†ูŽุฉู ุดูŽู‡ู’ุฑู‹ุง

Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling memberikan manfaat bagi manusia. Adapun amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah membuat muslim yang lain bahagia, mengangkat kesusahan dari orang lain, membayarkan utangnya atau menghilangkan rasa laparnya. Sungguh aku berjalan bersama saudaraku yang muslim untuk sebuah keperluan lebih aku cintai daripada beri’tikaf di masjid ini -masjid Nabawi- selama sebulan penuh.” (HR. Thabrani di dalam Al Mu’jam Al Kabir no. 13280, 12: 453. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan sebagaimana disebutkan dalam Shahih Al Jaami’).

Dengan memperhatikan hadits hadits diatas, maka anda bisa memusyawarahkan dengan keluarga anda, dengan mempertimbangan hal hal yang menguntungan dan merugikan, untuk kemudian diambil kesepakatan bersama

Demikian, semoga Allah berkenann untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA