Perhitungan Zakat Tabungan

Zakat, 8 April 2022

Pertanyaan:

Bismillah
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Pembina konsultasi syariah yang dirahmati Allah. Meski banyak referensi tentang zakat mal, terutama zakat simpanan (uang) tapi ada yang masih membuat saya bingung.
Begini, jika zakat simpanan di khiaskan seperti emas. Saat terpenuhi nishab dan haulnya, maka wajib dikeluarkan zakatnya.
Yang membuat saya bingung adalah jika selama setahun berjalan tabungan tersebut bertambah. Bagaimana cara menghitung zakatnya ?
Perhitungannya didasarkan pada nilai yang mengendap 1 tahun sebelumnya atau dihitung pada saat akan dibayarkan zakatnya ?
Sebab ada penambahan nilai (tambahan tabungan) yang masuk tapi baru sepekan yang lalu misalnya.

Demikian, atas jawabannya saya ucapkan Jazakallah Khairan.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh



-- Indragunawan (Sidoarjo)

Jawaban:

 Wa'alaikumussalaam wrwb.

Diantara hadits shahih yang dijadikan landasan wajibnya zakat tabungan adalah sebagai berikut: "Tiadalah bagi pemilik simpanan (termasuk emas/tabungan) yang tidak menunaikan zakatnya, kecuali dibakar di atasnya di neraka jahanam? (HR Bukhori)

Dan tabungan tersebut akan terkena wajib zakat maal apabila tabungan tersebut telah memenuhi syarat sebagai berikut: 1) disimpan dan dimiliki penuh oleh seorang Muslim sudah sampai setahun, 2) tidak berutang, 3) cukup nishab, yakni setara nilainya dengan 85 gram emas.

Dan semua tambahan nilai tabungan semenjak mencapai nishab, itu diakumulasikan/ditambahkan, sehingga pada saat waktunya mengeluarkan dihitung 2.5% X Nominal tabungan

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, gtaufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshwaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA