Was Was

Aqidah, 24 April 2022

Pertanyaan:

Assalamualaikum, mau bertanya sebelumnya saya punya kekhawatiran waktu itu sedang musim banyak org yang menunjukkan mohon maaf kemaluannya dan banyk di jumpai. walaupun saya blm pernah jumpa secara langsung namun dari cerita teman2 saya yg sering melihat saya jadi was was dan terbayang suatu hal yg tidak baik misalnya memegang suatu benda dan terbayang memegang sesuatu itu namun saya langsung beristighfar dan seprti was was kluar sesuatu yg saya tidak yakin.. karna saya pun sering membaca2 artikel islam dan baru mengetahui perempuan jg mengeluarkan mani membuat saya was was untuk mandi sampai saya mandi malam2 menyebakan sakit,.. mohon solusinya ust.. karna saya jd sering sakit karna berpikir harus mandi wajib 



-- Fitri (Aceh)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Salah satu senjata iblis untuk merusak manusia adalah penyakit was-was. Penyakit ini dia sematkan di hati hamba Allah untuk menimbulkan keraguan. Dengan metode ini, setan bisa dengan mudah menggiring seorang muslim untuk senantiasa dalam kegelisahan bahkan akhirnya menjauh dari agamanya

Bahkan bisa jadi, tujuannya adalah agar orang itu merasa bosan dan keberatan dalam beragama, kemudian dia tinggalkan.  Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الدِّينَ يُسْرٌ، وَلَنْ يُشَادَّ الدِّينَ أَحَدٌ إِلَّا غَلَبَهُ

Sesungguhnya agama itu mudah, tidaklah seseorang memberat-beratkan dirinya dalam beragama kecuali dia akan terkalahkan.” (HR. Bukhari 39, An-Nasai 5034, dll).

Setelah kita yakin bahwa penyakit was-was adalah godaan iblis, untuk selanjutnya kita perlu berusaha mencari solusi agar bisa terbebas dari masalah ini.

Ada beberapa saran yang disampaikan ulama untuk mengobati penhyakit waswas:

Petama, Tidak peduli

Obat yang paling mujarab untuk menghilangkan was-was adalah sikap tidak peduli. Tidak mengambil pusing setiap keraguan yang muncul.

Ahmad al-Haitami ketika ditanya tentang penyakit was-was, adakah obatnya? Beliau mengatakan,

له دواء نافع وهو الإعراض عنها جملة كافية ، وإن كان في النفس من التردد ما كان – فإنه متى لم يلتفت لذلك لم يثبت بل يذهب بعد زمن قليل كما جرب ذلك الموفقون , وأما من أصغى إليها وعمل بقضيتها فإنها لا تزال تزداد به حتى تُخرجه إلى حيز المجانين بل وأقبح منهم , كما شاهدناه في كثيرين ممن ابتلوا بها وأصغوا إليها وإلى شيطانها

Ada obat yang paling mujarab untuk penyakit ini, yaitu tidak peduli secara keseluruhan. Meskipun dalam dirinya muncul keraguan yang hebat. Karena jika dia tidak perhatikan keraguan ini, maka keraguannya tidak akan menetap dan akan pergi dengan sendiri dalam waktu yang tidak lama. Sebagaimana cara ini pernah dilakukan oleh mereka yang mendapat taufiq untuk lepas dari was-was. Sebaliknya, orang yang memperhatikan keraguan yang muncul dan menuruti bisikan keraguannya, maka dorongan was-was itu akan terus bertambah, sampai menyebabkan dirinya seperti orang gila atau lebih parah dari orang gila. Sebagaimana yang pernah kami lihat pada banyak orang yang mengalami cobaan keraguan ini, sementara dia memperhatikan bisikan was-wasnya dan ajakan setannya (al-Fatawa al-Fiqhiyah al-Kubro, 1:149).

Berdasarkan hal tersebut, maka apa yang anda telah lakukan dengan cara beristighfar setelah membayangkan hal hal yang tidak semestinya tersebut adalah benar dan kemudian berupayalah untuk tidak akan mengulangi kembali

Adapun was was yang muncul pada diri anda, maka abaikan dan janganlah anda hiraukan, karena hal tersebut tidak akan melahirkan hukum, hingga anda yakin ada spirma yang keluar dari kelamin anda

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.

 



-- Agung Cahyadi, MA