Firasat Yang Terus Berulang Ulang

Akhlaq, 23 Mei 2022

Pertanyaan:

Assalamualaikum 

Saya ini mantan narapidana dan alhamdulillah saya sekarang sudah bertaubat dan kembali dijalan Allah SWT

Saya ingin bertanya kenapa firasat saya soal Polisi dan Penjara membuat saya takut akan ditangkap kembali apakah ini akan terjadi atau cuma Peringatan Dari Allah Swt

Mohon Jawabannya

 

 



-- Ahmad (Gowa)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Alhamdulillah Allah telah mengembalikan anda ke jalan yang benar dan lurus. Masa lalu anda yang gelap, yang mengakibatkan anda berurusan dengan polisi dan penjaralah yang membuat anda trauma, yaitu kondisi jiwa dan fisik yang tertekan akibat peristiwa masa lampau, yaitu ditangkap polisi dan dipenjara. Sehingga, ketika anda melihat polisi  atau penjara  anda merasa takut ditangkap lagi dan dipenjara lagi.

Hal seperti wajar bagi mereka yang memiliki trauma dan belum sembuh darinya. Trauma harus disembuhkan dan dihilangkan agar tidak mengganggu kehidupan. Untuk menyembuhkannya perlu waktu dan proses sehingga dibutuhkan kesabaran.

Terkait pertanyaan yang anda sampaikan.  yaitu perasaan takut ditangkap polisi dan takut dipenjara. Dapat kami sampaikan, bahwa perasaan takut itu bisa baik bagi anda dan patut disyukuri, tapi bisa juga diwaspadai. Disyukuri, karena dengan hadirnya rasa takut kepada polisi dan penjara itu membuat anda lebih jauh dari perbuatan yang melanggar hukum. Rasa takutlah yang membuat anda selama ini lebih jauh dari perbuatan melanggar hukum dan lebih dekat kepada Allah dan ketaatan hukum. Jika perasaan ini terus ada dalam jangka yang agak lama, maka anda seperti dibiasakan untuk taat dan menjauhi maksiat. Sehingga ketaatan itu menjadi bagian hidup yang tak terpisahkan dari kehidupan anda sehari-hari.

Tetapi jika ketakutan anda kepada polisi dan penjara berlebihan dan membuat hidup anda terganggu dan tidak nyaman, maka anda harus berupaya menyembuhkannya, agar kehidupan anda kembali normal. Sebagai upaya menyembuhkan trauma, ada beberapa langkah yang bisa anda ambil, antara lain:

  1. Hadirkan keyakinan, bahwa selama anda tidak melakukan kesalahan, maka polisi tidak akan menangkap anda dan memenjarakan anda. Dengan demikian anda merasa tenang selama anda tidak berbuat salah dan melanggar hukum
  2. Kembalilah ke kehidupan sehari-hari dan jauhi kehidupan dan perilaku masa lampau yang buruk dan menyeret anda ke polisi dan penjara. Dengan menjauhi kehidupan dan pekerjaan tersebut anda kan lebih bisa hidup tenang dan santai.
  3. Jauhi teman-teman yang akan menyeret kepada perilaku buruk. Karena perilaku teman sanngat mempengaruhi perilaku orang lain.
  4. Berdoalah kepada Allah agar anda dilindungi dari kejahatan maklukNya. Doalah yang bisa menjadi benteng seorang mukmin dari kejahatan manusia dan makhluk lainnya.

Dengan berjalannya waktu dan semakin dekatnya anda dengan Allah, insya Allah trauma anda akan segera hilang. Demikian yang bisa disampaikan. Wallahu a’lam bishowab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc