Assalamualaikum
Saya ini mantan narapidana dan alhamdulillah saya sekarang sudah bertaubat dan kembali dijalan Allah SWT
Saya ingin bertanya kenapa firasat saya soal Polisi dan Penjara membuat saya takut akan ditangkap kembali apakah ini akan terjadi atau cuma Peringatan Dari Allah Swt
Mohon Jawabannya
Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.
Alhamdulillah Allah telah mengembalikan anda ke jalan yang benar dan lurus. Masa lalu anda yang gelap, yang mengakibatkan anda berurusan dengan polisi dan penjaralah yang membuat anda trauma, yaitu kondisi jiwa dan fisik yang tertekan akibat peristiwa masa lampau, yaitu ditangkap polisi dan dipenjara. Sehingga, ketika anda melihat polisi atau penjara anda merasa takut ditangkap lagi dan dipenjara lagi.
Hal seperti wajar bagi mereka yang memiliki trauma dan belum sembuh darinya. Trauma harus disembuhkan dan dihilangkan agar tidak mengganggu kehidupan. Untuk menyembuhkannya perlu waktu dan proses sehingga dibutuhkan kesabaran.
Terkait pertanyaan yang anda sampaikan. yaitu perasaan takut ditangkap polisi dan takut dipenjara. Dapat kami sampaikan, bahwa perasaan takut itu bisa baik bagi anda dan patut disyukuri, tapi bisa juga diwaspadai. Disyukuri, karena dengan hadirnya rasa takut kepada polisi dan penjara itu membuat anda lebih jauh dari perbuatan yang melanggar hukum. Rasa takutlah yang membuat anda selama ini lebih jauh dari perbuatan melanggar hukum dan lebih dekat kepada Allah dan ketaatan hukum. Jika perasaan ini terus ada dalam jangka yang agak lama, maka anda seperti dibiasakan untuk taat dan menjauhi maksiat. Sehingga ketaatan itu menjadi bagian hidup yang tak terpisahkan dari kehidupan anda sehari-hari.
Tetapi jika ketakutan anda kepada polisi dan penjara berlebihan dan membuat hidup anda terganggu dan tidak nyaman, maka anda harus berupaya menyembuhkannya, agar kehidupan anda kembali normal. Sebagai upaya menyembuhkan trauma, ada beberapa langkah yang bisa anda ambil, antara lain:
Dengan berjalannya waktu dan semakin dekatnya anda dengan Allah, insya Allah trauma anda akan segera hilang. Demikian yang bisa disampaikan. Wallahu a’lam bishowab. (as)