Tentang Talak

Pernikahan & Keluarga, 11 Juni 2022

Pertanyaan:

Suami saya dulu mau menceraikan saya, tapi saya belum mau terima a.kami berpisah tempat tinggal selama 3 tahun. Perceraian ini suami tidak urus ke pengadilan hanya lewat mulut saja..dan tidak ada saksi.setelah 3 thn dia minta kembali lagi dan saya dinikahkn ulang supaya menutupi keraguan saya. Sah kh pernikahan kami..?



-- Iriani Amin (Jayapura)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Sebagian ulama berpendapat bahwa talak sah walaupun tidak ada saksi. Dan utuk jatuhnya talak, tidak memerlukan keridhaan isteri. Jika suami menjatuhkan talak, maka jatuhlah talak itu, baik isteri rela atau menolak.

Karena itu jika ingin rujuk hendaknya dilakukan pernikahan ulang. karena dengan pernikahan ulang itu lebih meyakinkan sahnya hubungan kembali suami isteri yang telah terpisah tiga tahun.

Memilih yang meyakinkan dan meninggalkan yang meragukan adalah kewajiban syari. Rasulullah saw bersabda:

عَنْ أَبِي مُحَمَّدٍ الحَسَنِ بنِ عَلِيّ بنِ أبِي طالبٍ سِبْطِ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم وَرَيْحَانَتِهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: حَفِظْتَ مِنْ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم: (دَعْ مَا يَرِيْبُكَ إِلَى مَا لاَ يَرِيْبُكَ

Bersumber dari Abu Muhammad Hasan bin Ali bin Abi Thali –cucu Rasulullah dan bunga wangi (kesayangan) beliau– semoga Allah senantiasa meridai mereka. Ia berkata, “Aku hafal dari Rasulullah SAW (perkataan), “Tinggalkan yang meragukanmu menuju pada yang tidak meragukanmu.” (HR. Tirmidzi dan Nasa’i)

Menikah ulang itu lebih meyakinkan dibanding tidak mengulanginya. Dan pernikahan ulang sah selama terpenuhi syarat dan rukunnya. Wallahu a’lam bishowab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc