Wajibkan Menafkahi Saudara Tiri

Fiqih Muamalah, 17 Juni 2022

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum Ustad ada yang ingin saya tanyakan. Saya ibu rumah tangga berusia 33 tahun mempunyai saudara tiri seibu (kakak perempuan berbeda ayah) berusia berbeda 18 tahun dengan saya. Apakah wajib saya menafkahi saudara tiri saya yang belum menikah dan masih bergantung kepada orang tua? Dia mempunyai kakak kandung seorang laki-laki. Sedangkan dia sangat bergantung dengan saya (kiriman uang/bulanan) meski saya memaksakan dari uang gaji suami. Satu lagi sebelum menikah saya diminta uang oleh ibu saya untuk dia agar membayar 'uang ganti' dengan sejumlah uang yang besar (istilahnya meminta ijin menikah/melangkahi) dan jika tak memenuhi/menafkahi saya disebut durhaka karena sewaktu kecil saya dititip orang tuakepada dia



-- Hikmahyanti (Bandung)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb

Sdebagai seorang wanita, apalagi tidak berpenghasilan sendiri, anda tidak mempunyai kewajiban untuk memberikan nafkah kepada saudara tiri seibu tersebut, tetapi apabila anda dengan seizin suami membantu untuk memenuhi kebutuhannya tentu bisa menjadi amal baik yang in syaa Allah berpahala, jika anda lakukan dengan semata mata karena Allah.

Adapun perihal uang meminta ijin yang diminta oleh ibu anda almarhumah agar anda berikan kepada saudara seibu tersebut sebagai konskwensi anda menikah lebih dulu, maka jika anda dulu telah menyanggupi permintaann ibu almarhumah, maka berartii itu adalah janji yang wajib anda tunaikan, namun jika anda tidak mempunyai kemampuan untuk memeniuhi janji tersebut, anda berkewajiban membayar kafaroh/denda, berupa memberikan makanan kepada 10 orang miskin atau memberikan pakaian kepada mereka, dan jika tidak mampu, anda bisa menggantinya dengan berpuasa 3 hari

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshowab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA