Perhitungan Warisan

Waris, 13 Juli 2022

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum ustadz, ayah saya meninggal dengan warisan 1 rumah. 

Dahulu saat beli rumah ini seharga 185 juta, kemudian direnovasi oleh anak pertama 50 juta dan ditambah renovasi selanjutnya oleh anak kedua 23 juta. Kisaran harga rumah ini saat ini 350 juta.

Ahli waris ayah saya jika mengikuti panduan adalah :

1 orang istri, 2 orang anak perempuan, 5 orang saudari kandung, 1 orang keponakan laki-laki dari saudara laki-laki kandung. 

Saat ini berat untuk mama membagi warisan untuk keluarga dari pihak ayah karena dahulu, ketika kakek dan nenek saya meninggal dunia, papa tidak dibagi warisan sedikitpun. Semua hartanya diambil oleh adik-adiknya. Untuk saya pribadi, saya tidak mau mengambil hak orang lain sekalipun orang tersebut sangat jahat. 

Yang ingin saya tanyakan, bagaimana cara saya menaksir rumah warisan ini? Karena jika mengikuti harga taksiran saat ini, rumah ini tidak dibangun oleh harta papa rahimahullah saja, tapi juga ada harta anak-anaknya yang kami sendiri tidak ikhlas uang kami harus dihitung waris dan diberikan kepada adik-adik papa. 

Jika kami menghitung berdasarkan harta yang papa keluarkan saat membeli rumah, bagaimanakah hukumnya? Mengingat rumah ini pun tidak lagi harganya tidak sama seperti dahulu. 



-- Novie (Bandung Barat)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb'

Apabila seorang muslim meninggal, maka semua harta peninggalannya (setelah dikurangi hutang, biaya perawatan dan wasiat sepertiga), secata otomatis bukan lagi menjadi hartanya, tetapi berpindah kepemilikan menjadi hak semua ahli warisnya, yang karenanya apabila salah satu ahli warisnya menguasai harta tersebut dan tidak mau membagi kepada ahli waris yang lainnya, maka berarti dia menguasai harta orang lain yang tentunya hukumnya berdosa,

Adapun pembagian harta warisan bapak anda al marhum adalah sebagai berikut :

~ Istri  = 1/8

~ 2 anak pr  = 2/3

~ 5 Saudari kandung = sisa warisan

Sebagai catatan, apabila kedua anak yang mereniovasi rumah ayah tersebut dengan niat membantu ayah dengan cara ikhlas, maka berarti itu digabungkan menjadi aset ayah, tetapi apabila saat kedua anak tersebut merenovasi rumah tersebut dengan niat meminjamkan, maka warisan ayah anda adalah nilai jual rumah dan dikurangi dengan biaya renovasi dari kedua anak

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.

 

 

 



-- Agung Cahyadi, MA