Jual Kredit

Fiqih Muamalah, 1 Agustus 2022

Pertanyaan:

Assalamuallaikum. Saya baru akan memulai usaha dengan cara membeli barang/sembako lalu dikeditkan dengan jangka waktu dan untung yg berbeda dengan harga tunai. Apa itu haram? Mohon penjelasanya



-- Riska Rispujianti (Bandung)

Jawaban:

Wa'alaikumussalam wrwb.

Jual beli dengan cara tunai atau kredit itu adalah termasuk dalam kategori mualamah yang hukum asalnya adalah boleh, selama tidak ada unsur yang bisa merubah yang boleh tersebut menjadi haram. Dan diantara unsur yang bisa merubah hukum jual beli yang mubah itu menjadi haram adalah ketika dalam jual beli tersebut ada unsur ribanya

Dan jual beli yang anda lakukan dengan cara kredit terebut akan menjadi haram karena riba, bukan karena harga kreditnya lebih besar dari harga tunainya, tetapi akan menjadi haram karena riba, ketika dalam akad jual beli kredit tersebut ada klausul perubahan harga dari harga yang telah disepakati bersama, misalnya anda mengatakan kepoada pembeli: kalau anda terlambat dalam membayar angsuran, maka anda terkena denda, nah denda itulah tambahan harga yang haram hukumnya

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA