Walimah Syar'i

Pernikahan & Keluarga, 3 Agustus 2022

Pertanyaan:

Assalamualaikum warahmatullah wabarakaatuh,
Bagaimana jika ingin menyelenggarakan walimah, namun dari ayah tidak ingin dipisah tamunya, namun masih bisa meniadakan musik?
Saya sudah coba untuk memberikan pengertian namun belum bisa mengubah ketetapan beliau.

Terimakasih, Jazakumullahu khairan



-- AD (Jakarta)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi waarakatuhu.

Walimah adalah acara pesta pernikahan yang mengundang orang banyak. Mulai keluarga sendiri, karib kerabat dan handai taulan. Terkadang antara jumlah undangan dan tempat yang yang dipakai walimah tidak memadai untuk sejumlah undangan yang hadir.

Ada beberapa solusi yang bisa ditawarkan,antara lain:

  1. Pisahkan waktu walimah undangan laki-laki dan perempuan. Laki-laki diundang waktu akad nikah dan perempuan diundang setelah itu.
  2. Jika waktu walimah undangan laki-laki dan perempuan tidak mungkin dipisahkan. Pisahkan saja tempat duduk laki-laki dan perempuan. Laki-laki di depan, perempuan di belakang. Atau laki-laki di sebelah kanan dan perempuan di sebelah kiri.
  3. Atau buat waktu walimah lebih panjang. Sehingga anda bisa mengatur waktu kehadiran undangan secara bertahap. Ada undangan yang diundang sesi pertama, sesi kedua dan ketiga. Dengan demikian akan mengurangi bercampurnya undangan laki-laki dan perempuan.
  4. Agar ayah anda bisa menerima usulan anda, yaitu untuk memisah tamu walimah laki-laki dan perempuan. Pahami dulu apa yang menjadi penyebab dia menolak keinginan anda. Dengan mengetahui alasan dan sebab dia menolak usulan anda, akan lebih mudah mencari jalan tengah. Bisa jadi karena alasan waktu, tempat, tenaga, atau ketidak nyamanan karena berbeda dengan mayorotas kebanyakan dan mungkin juga alasan pemahaman yang belum sama dengan anda. Setelah ketemu alasannya, maka lebih mudah mengkropomikan keinginan anda dan orang tuan anda.

Demikian yang bisa disampaikan. Wallahu a’lam bishowab (as)



-- Amin Syukroni, Lc