Nama Palsu Di Akun Sosial Media

Lain-lain, 10 September 2022

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustadz,

Izin bertanya, apakah diperbolehkan menggunakan nama palsu dalam bersosial media, semisal di email, instagram, facebook, dll untuk berkomunikasi dengan orang lain?

 

Terima kasih.



-- Indah (Depok)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Setiap orang memiliki panggilan dan sebutan untuk membedakan satu orang dengan orang lain. Panggilan dan sebutan itu bisa nama diri, alias atau kunyah. Contoh: Umar, abu hafsah atau al faruq. Ketiga sebutan itu untuk menyebut satu orang yang sama, yaitu Umar bin Khatab, sahabat Rasulullah, khalifah kedua setelah Abu Bakar Assiddiq.

Orang boleh menyebut dirinya dengan nama dirinya yang asli, kunyah atau laqob/alias di medsosnya, asal penyebutan nama dirinya bukan untuk tujuan menipu.. Ketika orang itu disebut dipanggil nama palsunya/alias atau namanya yang bukan asli ,dia tetap mengakui bahwa itu adalah namanya juga, sama seperti kalau disebut nama aslinya. Jika tujuannya adalah untuk menipu,maka hal itu tidak boleh. Wallahu a’lam bishowab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc