Talak

Pernikahan & Keluarga, 13 September 2022

Pertanyaan:

assalamu'alaikum

izin bertanya ustad, bagaimana jika suami menalak istri didepan orang tua istri namun dalam keadaan marah/emosi. selang beberapa saat setelah dikumpulkan anggota keluarga istri dan suami, suami malah memohon tidak ingin berpisah. namun keluarga perempuan tidak mau menerima



-- Jemi (Bengkalis)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Ketika terjadi talak pertama (talak raj’i), kemudian suami ingin merujuk isterinya dimasa iddah. Maka suami lebih berhak merujuk isterinya dibandingkan orag lain. Orang tua tidak berhak mencegahnya untuk rujuk, dan isterinya tidak boleh menolak rujuknya suami. Allah swt berfirman:

وَالْمُطَلَّقٰتُ يَتَرَبَّصْنَ بِاَنْفُسِهِنَّ ثَلٰثَةَ قُرُوْۤءٍۗ وَلَا يَحِلُّ لَهُنَّ اَنْ يَّكْتُمْنَ مَا خَلَقَ اللّٰهُ فِيْٓ اَرْحَامِهِنَّ اِنْ كُنَّ يُؤْمِنَّ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِۗ وَبُعُوْلَتُهُنَّ اَحَقُّ بِرَدِّهِنَّ فِيْ ذٰلِكَ اِنْ اَرَادُوْٓا اِصْلَاحًا ۗ

Dan para istri yang diceraikan (wajib) menahan diri mereka (menunggu) tiga kali quru'. Tidak boleh bagi mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahim mereka, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhir. Dan para suami mereka lebih berhak kembali kepada mereka dalam (masa) itu, jika mereka menghendaki perbaikan. (QS. Al baqarah:228).

Status seorang isteri yang ditalak pertama (talak raj’i) dan masih menjalani masa iddah. Dia masih bersatus sebagai isteri. Karena itu dia berhak tinggal di rumah suaminya dan berhak atas nafkah dari suaminya sampai masa iddah berlalu.

Jika keinginan suami untuk rujuk dihalangi oleh keluarga, maka hendaknya suami itu melakukan pendekatan kepada orangtua isterinya dan meyakinkan bahwa dia akan berlaku lebih baik kepada isterinya. Jika  dengan cara seperti itu tidak membuat keluarga isterinya mendukung proses rujuk itu, maka suami boleh merujuk isterinya, walapun orang tuanya tidak menghendakinya. Wallahu a’lam bishowab (as)



-- Amin Syukroni, Lc