Hukum Sumpah

Aqidah, 5 Oktober 2022

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustad   

Saya ada 2 pertanyaan

1.ustad saat kita lagi latihan tarik keluar nafas tiba tiba dihati kita terbesit ucapan sumpah.dan suara yg keluar itu hanya suara tarikan nafas panjang saja.apakah itu bukan sumpah atau gimana ustad soalnya bersamaan dg ucapan sumpah dihati.

2.Hukum orang yg lupa dan ragu ragu (apakah ucapan itu sumpah atau bagaimana)diingat ingat tp masih belum yakin kalau sumpah.bagimana hukumnya ustad?

 

 

 

 



-- Almira (Gresik)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

LIntasan atau bersitan hati dan lintasan fikiran itu tidak menimbulkan hukum apa apa, Imam Nawawi dalam bu Al Adzkar mengatakan lintasan-lintasan hati :

فأما الخواطر، وحديث النفس، إذا لم يستقر ويستمر عليه صاحبه فمعفو عنه باتفاق العلماء، لانه لا اختيار له في وقوعه، ولا طريق له إلى الانفكاك عنه وهذا هو المراد بما ثبت في الصحيح عن رسول الله (صلى الله عليه وسلم) أنه قال: إن الله تجاوز لامتي ما حدثت به أنفسها ما لم تتكلم به أو تعمل.

Adapun angan-angan yang lewat di benak seseorang dan bisikan di dalam hati bila tidak tetap atau tidak ditetapkan oleh yang bersangkutan maka itu dimaafkan berdasarkan kesepakatan ulama. Pasalnya, lalu lalang angan-angan (khawatir) itu bukan pilihan kita. Tiada jalan untuk melepaskan diri. Ini yang dimaksud dalam sabda Rasulullah SAW, ‘Sungguh, Allah memaafkan umatku atas ucapan yang terbersit di dalam dirinya selagi tidak diutarakan atau diamalkan,’” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar)

Berdasarkan hal tersebut, maka apa yang anda tanyakan perihal sumpah yang terbesit di hati anda itu bukanlah sumpah dan tidak menimbulkan hukum apa apa

Demikian juga dengan pertanyaan anda yang kedua, bahwa ragu ragu itu juga tidak menimbulkan hukum apa apa, sampai anda yakin bahwa anda memang benar benar bersumpah

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kmudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab'Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA