Pembagian Warisan

Waris, 26 Oktober 2022

Pertanyaan:

Bibi saya wafat tahun 2008. Ibu saya wafat tahun 2013. Ibu dan Bibi saya dapet warisan berupa 1 rumah dibagi 2 ( ibu setengah Bibi setengah, dulu pembagiannya tdk secara syar'i). Bibi saya tdk punya keturunan dan bercerai.

Sebelum wafat rumah bagian bibi saya dihibahkan ke ibu saya.jadi 1 rumah itu menjadi milik ibu saya semua. Ibu saya sebelum wafat anak yg masih hidup ada 6 orang, 3 laki dan 3 perempuan. ( ibu wafat thn.2013)

Sekarang sekitar 9 tahun setelah ibu meninggal baru rencana rumah ibu mau dijual untuk pembagian waris, ditawarkan seharga 150 juta rupiah.

Sekarang anak ibu yg masih hidup tinggal 4 orang, 2 laki dan 2 perempuan.  seandainya rumah tsb laku seharga 150 juta, bagaimana cara perhitungan bagi warisnya ? Dan Apakah 2 anak ibu saya yg 7 tahun kemudian menyusul meninggal masih dapat bagian warisan yg akan diterima ke anak istrinya ? Karena saat ibu sudah wafat kaka kaka saya belum meninggal ( 1 laki dan 1 perempuan) tapi warisan baru mau dibagikan  sekarang setelah 9 tahun ibu meninggal.

Note : ditarik silsilah kebelakang, kake saya punya anak satu ibu 3 orang, 1 laki dan 2 perempuan, dan punya anak lain ibu 2 orang yaitu 1 laki 1 perempuan, ini semuanya sudah dibagi warisannya meskipun tdk secara syar'i

Nah sekarang anak anak keturunan pakde saya atau kaka dari ibu, pada minta jatah warisan dari Bagian rumah Bibi saya yg sebelumnya sudah dihibahkan semua ke Ibu saya, apakah mereka berhak minta bagian warisan juga ?



-- Ero Rojai (Karawang)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Hibah itu adalah pemberian seseorang kepada orang lain disaat pemberi dan penerima masih sama sama hidup, dan sudah terjadi proses hibah yang sah, maka harta pemberi hibah itu menjadi milik penerima hibah, dan ketika penerima hibah itu meninggal maka harta yang menjadi miliknya ternasuk harta hasil dari hibah, menjadi harta warisan yang harus diserahkan kepada ahli warisnya 

Dan ketika ibu anda meninggal, maka harta waris ibu anda itu menjadi hak ahli warisnya yang hidup disaat ibu meninggal, yaitu 6 orang anaknya, dengan cara pembaghian 2:1 ( anak laki-laki, masing-masing mendapatkan 2 bagian, dan anak perempuan, masing-masing mendapatkan 1 bagian)., dan hak dari anak-anak yang kemudian meninggal menjadi warisan untuk ahli warisnya yang masih hidup

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridhjo-Nya

Wallahu a'lm bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb,



-- Agung Cahyadi, MA