Mandi Junub

Thaharah, 9 November 2022

Pertanyaan:

Assalaamu'alaikum ustadz...

Mau bertanya, ada seorang suami yg hyper seks, dalam sehari bisa melakukan hubungan suami istri sampai 5 kali, sang istri melayaninya krn bentuk ketaatan kepada suami. Nah, setiap selesai berhubungan sang istri harus mandi krn harus melakukan ibadah shalat wajib dan shalat sunnat yg sudah biasa dilaksanakan. Pertanyaannya, apakah mandi junubnya itu bisa diganti dengan tayamum, krn pernah istrinya itu masuk angin krn keseringan mandi...

Mohon solusinya serta dasar hukumnya klo lah diperbolehkan mengganti mandi wajib dwngan tayamum...

Jazaakallaahu khair...



-- Asep (Sorong Selatan)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Seorang yang telah berhubungan suami istri itu berarti telah berhadats besar, yang apabila dia mau beribadah shalat maka ia harus bersuci dengan kewajiban mandi. Sementara tayammum itu adalah alternatif pengganti (pengganti mandi atau wudhu), dan oleh karena tayamuum hanya sebagai alternatif saja, maka ia baru boleh dilakuklan kalau ada alasan syar'inya, yaitu tidak ada air atau tidak cukup air, tidak memungkinkan untuk memakai air karena sakit atau karena akan berpotensi membahayakan dirinya apabila memakai air.

Berdasarkan hal tersebut diatas, maka apabila ada salah satu dari alasan alasan tersebut memang ada disaat mau beribadah shalat, maka baru boleh untuk bertayammum dalam rangka bersuci dari hadats besarnya

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudfahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bnishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA