Anak Menanyakan Hadiah Yang Pernah Diberikan Ke Orang Tua

Waris, 24 November 2022

Pertanyaan:

Assalamualaikum,

Saya mau bertanya. Jauh sebelum menikah saya membantu keluarga saya (orang tua) untuk memiliki tempat tinggal dengan cara bergotong royong dengan ibu saya yang berjualan untuk mencicil sebidang tanah. sesuai kemampuan saya, dalam periode pencicilan terkadang saya melengkapi kekurangan ketika uang dari orang tua saya kurang untuk membayar cicilan.

sekarang setelah saya menikah sebidang tanah tersebut telah ditempati bapak ibu saya untuk rumah mereka, dan saat ini baru akan disertifikatkan untuk nanti akan menjadi waris bagi anak-anaknya. untuk disertifikatkan ini orang tua saya tidak memiliki kemampuan sehingga saya dengan izin istri saya meminjamkan uang tabungan kami untuk membeli rumah guna proses pensertifikatan tanah orang tua tersebut dari pihak developer kepada org tua.

saya sampaikan kepada orang tua untuk proses ini akan saya bantu dengan uang tabungan saya untuk membeli rumah dulu, dan nantinya pinjaman ini dilunaskan setelah bapak dan ibu saya telah tiada dalam bentuk waris dimana sebelum dibagi menjadi waris, penjualan tanah in hasilnya terlebih dahulu dikeluarkan pinjaman saya ini dengan nilai yg sm yg dikonversikan setara dengan nilai yang saya keluarkan pada tahun penjualan tanah terseb ut terjadi nantinya dengan cara disetarakan besaran emas guna memudahkan. selain itu saya bertanya juga dulu waktu membeli tanah ini saya turut membantu berapa ya kepada org tua saya, dan mereka bilang kalau nilai lupa kalau pesentase dikira2 sebesar 25%, dan sy tanyakan apakah boleh nilai tersebut dikeluarkan dahulu nantinya sebelum nilai waris dibagikan.

setelah saya utarakan hal tersebut hati saya terasa sakit dn sesak saya takut tercatat sebagai anak laki2 yang hitungan dengan orang tua saya, ataupun menjadi tidak ridho ketika itu saya harus melakukan bakti kepada org tua untuk memiliki tempat tinggal. saya ingin tanya, apakah dalam islam diperbolehkan atau haram hukumnya seorang anak yang ketika masih bujangan membantu orang tuanya kemudian sekarang menanyakan apa yang telah dia keluarkan tersebut dengan permintaan untuk dikelaurkan nilai investasi yang sdh dikeluarkan dl untuk membantu orang tua membeli tanah guna tempat tinggalnya atas alasan krn skrg sang anak telah menjadi seorang bapak dan menagnggap apa yang dilakukan dulu sebagai bentuk pencapaian investasi yang boleh ditanyakan ke orang tuanya tersebut.

 

terima kasih

 

wassalamualaikum

 



-- Dimas Perdana (Surabaya)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Sebagai bentuk bakti anda kepada kedua orang tua, sesungguhnya semua yang anda keluarkan dalam rangka membantu kedua orang tua hingga memiliki rumah, sangatlah tidak sebanding dengan apa yang telah dilakukan kedua orang tua untuk anda, yang karenanya jika anda dengan tulus hati mengikhlaskan semuanya, akan lebih mulia dan in syaa Allah akan tercatat sebagai amalan ibadah yang akan menambah beratnya timbagangan kebaikan anda di sisi Allah nanti

Tetapi kalaupun anda masih mau memperhitungkan, maka yang masih memungkinkan untuk anda ambil sebagai hak anda ketika nanti orang tua meninggal adalah yang anda pinjamkan dan bukan yang anda niatkan untuk membantu dan melengkapi kekurangan uang orang tua

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridhjo-Nya 

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.

 



-- Agung Cahyadi, MA