Warisan

Waris, 17 Februari 2023

Pertanyaan:

assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Semoga ustadz dan keluarga beserta tim selalu dalam lindungan Allah,

Saya ingin bertanya masalah harta waris ustadz, Ibu saya meninggal beberapa bulan lalu (semoga Allah selalu merahmati ibu saya), beliau meninggalkan harta berupa uang dan beberapa gram emas. Sebelum meninggal beliau pernah berpesan kepada saudari saya agar setengah uang dan emas tersebut diberikan kepada saya selaku anak laki-laki dan sisanya dibagikan ke saudari saya. Akan tetapi, uang tersebut disimpan oleh ayah saya sedangkan emasnya sudah diberikan kepada saya. Qadarallah Ayah saya juga meninggal [semoga Allah merahmati ayah saya] beberapa minggu yang lalu, beliau juga meninggalkan harta berupa uang, 1 rumah, 1 sepeda motor, dan sawah/kebun. 

Pertanyaan saya ustadz :

1. Bagaimana pembagian warisan kedua orang tua saya tersebut karna uang ayah dan ibu saya sudah tercampur dalam satu rekening, beliau berdua memiliki 4 orang anak [3 perempuan, 1 laki-laki] 2 anak perempuan sudah menikah. Beliau berdua juga memiliki 4 orang cucu [3 laki-laki, 1 perempuan]

2. Bagaimana status pesan ibu saya tadi apakah itu termasuk wasiat

3. Apakah ayah dan ibu saya masih wajib membayar zakat, mereka berdua meninggal dalam satu tahun kalender masehi [saya tidak tahu apakah ayah dan ibu saya semasa hidup membayar zakat atau belum] kalau belum bagaimana pembayarannya 

4. Ayah dan ibu saya mengikuti asuransi [Taspen] apakah klaim jkm, santunan dan lainnya termasuk harta waris, dan bagaimana hukumnya ustadz?

5. Ayah saya masih memiliki 1 saudari perempuan sedangkan ibu saya memiliki 6 saudara [3 laki-laki, 3 perempuan] apakah mereka juga berhak untuk mendapatkan warisan

6. Sebelum meninggal ayah saya berniat untuk umrah dan saya berniat untuk badal umrah kan ayah dan ibu saya, apakah hukum badal umrah ustadz? 

Mohon bantuan jawabanya ustadz agar pembagian harta waris orang tua saya ini sesuai syariat Jazakumullah khairon, semoga ustadz dan keluarga selalu dalam lindungan dan rahmatNYA. 

 

 



-- Yahya (Palembang)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Wasiat untuk ahli waris itu tidak diberlakukan, karena Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda yang artinya " Tidak ada wasiat untuk ahli waris", yang karenanya kalau ibu almarhumah berwasiat sebelum beliau wafat untuk anda sebagai ahli warisnya, maka wasiat tersebut tidak berlaku, hal itu akan berbeda kalau yang terjadi adalah "hibah", artinya ibu anda telah memberikan secara riil disaat hidup kepada anda, maka itu bisa berlaku dan harta yang dihibahkan tersebut tidak lagi dibagi waris

Dan karena sekarang kedua orang tua anda telah wafat, maka harta peninggalan keduanya bisa digabungkan sekaligus taspen dan santunan yang lain dan langsung dibagi kepada ahli warisnya, yaitu 4 orang anaknya (1 laki2 dan 3 perempuan) dengan cara pembagian 2:1 (anak laki2 mendapatkan 2 baghian, dan anak perempuan, masing2 mendapatkan satu bagian).

Adapun cucu cucu dan saudara dan saudari bapak ibu tidak mendapatkan bagi dari harta waris 

Dan berkaitan rencana atau niat almarhum sebelum wafat untuk umroh, maka seyogyanya dibadalkan oleh anak atau saudara yang sudah pernah umroh, dan biayanya bisa diambilkan dari harta beliau sebelum dibagi waris

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudfahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA