Status Pernikahan

Fiqih Muamalah, 11 September 2023

Pertanyaan:

kemarin 4 hari yang lalu saya bertengkar dengan istri saya. saat itu saya mengalami emosi yang tidak stabil dan pikiran yang tidak jernih saat istri saya meminta ingin pisah. Sampai pada puncaknya saya antara sadar dan tidaknya mengatakan "ya kita pisah".

dalam hati saya tidak mau bercerai dan tidak ingin pisah dengan istri saya. dan sampai saat ini menjadi pertanyaan buat saya apakah saya sudah menjatuhkan talak 1 kepada istri saya. hingga saat ini kami masih tinggal 1 rumah.

pertanyaan pak :

1. apakah saya sudah menjatuhkan talak 1 bagi istri saya, dan apabila iya apakah talak itu sudah belaku ?

2. saya ingin sekali untuk rujuk dengan istri saya dan bagaimana kah untuk saya melakukan rujuk tersebut ?



-- Prianggodo (Kota Depok)

Jawaban:

Assalaamu 'alaikum wrwb.

Talak atau cerai, apabila dilihat dari aspek lafadz yang digunakan ada dua macam:

1. Talak shorih yakni kata kata talak yang diucapkan secara tegas dan jelas. Misalnya: aku talak kamu, aku ceraikan kamu.

Apabila suami mengatakan kepada istrinya dengan lafadz yang shorih, meskipun dengan bersenda gurau atau emosi dan tidak ada niat talak, maka secara otomatis jatuhlah hukum talak atas istrinya

2. Talak kinayah atau talak dengan kata kata sindiran atau kinayah, seperti : " kita pisah saja" atau " kita sudah tidak cocok lagi" atau yang sejenisnya.

Apabila seorang suami mengatakan kepada istrinya dengan lafadz yang sharih (talak atau cerai), maka sejak ucapan tersebut didengarkan oleh istrinya, maka secara otomatis jatuh hukum talak atas istri tersebut.

Tetapi ketika suami mengatakan kepada istri dengan lafadz kinayah, maka jatuh dan tidaknya talak akan ditentukan oleh niatnya disaat suami tersebut mengucapkannya, apabila saat mengucapkan lafadz tersebut kepada istrinya disertai dengan niat talak, maka jatuhlah hukum talak dan demikian sebaliknya, kalau tidak disertai niat talak, maka tidak jatuh talak.

Berdasarkan hal tersebut, maka oleh karena saat anda mengucapkan kepada istri dengan lafadz kinayah (ya kita pisah), dalam hati anda tidak ada niat cerai, maka in syaa Allah tidak jatuh hukum talak atas istri anda, dalam arti anda dengan istri masih dalam status suami istri yang sah

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA