Pemakai Susuk

Aqidah, 13 September 2023

Pertanyaan:

Selamat Siang IKADI Jawa Timur

beberapa hari lalu saya terkejut waktu pemeriksaan kesehatan ibu saya dan saat lihat hasil rontgen ternyata ditemukan ada 2 susuk di dahi dan 2 di area leher.

Mohon pencerahannya saya sebagai anak apa yang harus dilakukan ?

Terima kasih



-- \Dana (Pacitan)

Jawaban:

Assalaamu 'alaikum wrwb.

Memakai susuk dengan logam tertentu dengan tujuan tertentu, secara umum terlarang hukumnya, dan bahkan bisa masuk dalam kategori sihir, sementara tidak ada khilafiyah dari para ulama tentang haramnya mempelajari sihir dan memanfaatkan jasa ahli sihir dan benda-benda yang mengandung sihir seperti susuk, dari siapa pun dia berasal. Bahkan menurut Mazhab Syafi’i, siapa yang mengatakan “boleh” mempelajari dan memanfaatkan jasa sihir maka dia kafir. Sebab itu menghalalkan kesyirikan.

Menggunakan susuk yang merupakan sejenis penangkal (tamiimah) adalah kesyirikan.  Dari Abdullah bin Mas’ud Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

إن الرقى والتمائم والتولة شركٌ

“Sesungguhnya ruqyah, penangkal, dan pelet, adalah syirik.” (HR. Abu Daud No. 3883, Ibnu Majah No. 3530, Al Baihaqi, As Sunan Al Kubra No. 19387. Syaikh Al Albani menyatakan: shahih. Lihat Shahihul Jami’ No. 1632)

Ada pun alasan “demi kebaikan dunia dan akhirat” ini adalah alasan untuk mentalbis dan membuat syubhat masalah yang sudah jelas haramnya. Dalam fiqih ada kaidah bahwa tujuan yang baik tidak bisa menghalalkan yang haram.

Kaidahnya:

الغاية لا تبرر الوسيلة إلا بدليل

Tujuan (yang baik) tidaklah membuat boleh sarana (yang haram) kecuali dengan adanya dalil. (Syaikh Walid bin Rasyid  bin Abdul Aziz bin Su’aidan, Tadzkir Al Fuhul bitarjihat Masail Al Ushul, Hal. 3. Lihat juga Talqih Al Ifham Al ‘Aliyah, 3/23)

Tujuan dan niat yang mulia tidak boleh dijalankan dengan sarana yang haram, dan sarana haram itu tetap haram walau dipakai untuk niat dan tujuan yang baik.

Dalilnya:

وَلا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Dan janganlah kamu mencampurkan antara haq dan batil, dan kamu menyembunyikan yang hak itu padahal kamu tahu. (QS. Al Baqarah (2): 42)  

Pemakai susuk biasanya akan ketergantungan dengan susuk tersebut, dia akan merasa pe-de (percaya diri) jika susuk itu ada dalam dirinya, jika lepas maka dia akan mencari-carinya, maka ini jelas merupakan bentuk ketergantungan kepada benda-benda yang sebenarnya sama sekali tidak membawa manfaat dan mudharat. 

Berdasarkan hal tersebut, maka ketika kemudian dengan tidak pernah anda tahu sebelumnya, ternyata pada tubuh anda ada susuknya, maka seyogyanya anda keluarkan susuk tersebut dengan meminta bantuan medis yang bisa mengeluarkannya

Demikian, semoga Allag berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahun a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA