Assalamualaikum WR.WB.
Rumah yg saya tempati masih atas nama bapak saya (sudah meninggal) posisi di jawa. Bapak saya punya anak 2, saya dan kakak. Kakak saya dulu ikut transmigrasi ke lampung di jaman Pak Harto, pada saat itu kakak saya bilang ke saya bahwa dia tidak akan meminta warisan/bagian tanah dari bapak kita.
Kemudian, setahun yang lalu kakak saya meninggal dunia. Meninggalkan istri, anak 1. Setahun kemudian (sekarang) sebagian tanah dari yang saya tempati terdampak jalan tol. Ipar saya dapat kabar dampak tol itu dari tetangga saya. Tiba-tiba ipar saya telpon bilang kalau sebelum suaminya meninggal pernah berpesan untuk mengurus tanah yang di jawa. Anehnya kenapa tidak dari dulu bilangnya, kenapa harus pas momen seperti ini.
Minta sarannya saya harus bagaimana? Apakah wajib membagi warisan tanah bapak saya ke ipar? Padahal jika dia tidak bilang seperti itu pasti bakal kita kasih beberapa hasil dari ganti rugi jalan tol.
Wassalamualaikum WR.WB.
Wa'alaikumussalaam wrwb.
Ketika bapak anda meninggal, maka semua harta peninggalannya menjadi harta warisan almarhum yang secara otomatis menjadi hak milik ahli warisnya yang hidup pada saat bapak anda meninggal, sehingga kalau kakak anda meninggalnya setelah meninggalnya bapak, berarti dia juga mempunyai hak waris sebagaimana anda, tetapi kalau kakak anda meninggal sebelum meninggalnya bapak, maka dia bukan lagi menjadi ahli waris dari bapak.
Adapun pesan kakak bahwa dia tidak akan minta warisan dari bapaknya, itu bisa berlaku kalau kakak anda tidak mengingkari ucapannya atau pesan tersebut tertulis dan ada 2 saksi, tetapi kalau kakak anda mengingkari pesannya sendiri, dan pesannya tidak tertulis, maka kalau kemudian menjadi sengketa, maka pesannya tersebut sulit untuk bisa dijalankan, karena patokan pengadilan adalah hitam diatas putih atau pengakuan.
Dan kalau pesan kakak tidak berlaku, maka kakak anda berstatus sebagai ahli waris dari bapaknya sebagaimana anda, dan kalau kemuidian dia meninggal, maka hak warisnya menjadi harta warisan untuk ahli warisnya yaitu istri dan anak-anaknya. Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya. Wallahu 'alam bishshawaab
wassalaamu 'alaikum wrwb.