Niat Selama Sholat

Sholat, 11 November 2024

Pertanyaan:

Belakangan ini saya sering mendapat gangguan saat sholat. Saya tahu kalau menggantungkan niat sholat maka sholatnya batal. Tapi saya jadi kepikiran terus setiap sholat, kalau sholat pasti ada pikiran-pikiran seperti "kalau tidak tumakninah maka aku akan batal" atau "kalau auratnya kelihatan nanti batal" atau "kalau aku bicara maka batal sholatnya" dan lain sebagainya. Saya juga pernah baca kalau katanya kita boleh membatalkan sholat untuk menolong orang atau melindungi diri, nah saat sholat saya malah jadi kepikiran terus, misal "kalau ada yang teriak minta tolong aku harus batal" atau "kalau ada pencuri masuk rumah aku harus batal" atau "kalau ada gempa/kebakaran maka aku harus pergi dari tempat sholat, dan kalau geraknya banyak atau auratnya kelihatan maka sholatnya batal".

Karena masalah ini saya jadi terus membatalkan sholat dan mengulangnya. Saya pernah coba untuk berpikir kalau misalnya hal yang saya pikir itu memang hal yang membuat sholat wajib dibatalkan (misal tidak tumakninah atau sengaja bicara atau wudhunya batal) maka saya tidak perlu membatalkannya sekalipun di dalam hati dan pikiran muncul perkataan "kalau terjadi a maka saya akan batal". Tapi ini seringkali membuat saya tidak tenang dan terus kepikiran untuk mengulang sholat. Untuk kondisi seperti ini apa yang sebaiknya saya lakukan?



-- Caca (Jogja)

Jawaban:

Assalaamu 'alaikum wrwb.

Yang seyogyanya anda pastikan adalah anda telah mengetahui ilmu tentang shalat, yaitu syarat2 sahnya, rukun2nya, wajib2nya dan sunnah2nya

Dan ketika anda shalat dengan telah memenuhi semua syarat keabsahannya, rukun2nya dan wajib2nya, maka abaikan semua fikiran yang muncul di tengah2 shalat, yang karenanya anda tidak perlu untuk membatalkan shalat yang sudah anda mulai hanya karena muncul fikiran ditengah tengah shalat, karena itu bisa menjadi penyakit waswas, bahkan kalaupun ada batalkan shalat anda, belum tentu saat anda mengulangi shalat, tidak lagi muncul fikiran fikiran lagi

Terus perbaiki shalat dengan belajar ilmunya, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya. Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA