Apakah jika tidak sengaja berkata murtad dalam hati apakah saya sudah keluar Islam? Dan apakah jika tidak sengaja menghina Allah dan Alquran apakah saya termasuk murtad?
Assalaamu 'alaikum wrwb.
Menghina Allah Ta’ala di hati terbagi menjadi dua bagian lagi :
Pertama, Sekedar lintasan hati Hinaan yang muncul berupa lintasan hati, tidak menjadi maksud dan keyakinan, maka belum dihukumi apa-apa. Jika terjadi berulang-ulang maka itu adalah waswas yang harus dihilangkan, dan orang yang mengalaminya hendaknya jangan biarkan diombang-ambingkan oleh pikiran-pikiran seperti itu, yakinilah bahwa dirinya masih muslim. Syaikh Abdullah Al Faqih mengatakan:
فسب العبادة أو سب الله تعالى أو سب دينه، إن كان مجرد خاطر وحديث نفس، فلا يؤاخذ به العبد ما لم يتلفظ به، أو يعمل بمقتضاه، أو يستقر في قلبه بحيث يصير اعتقادا لا ينفر منه صاحبه ولا يكرهه
"Menghina ibadah atau Allah Ta’ala atau agama jika semata-mata lintasan atau ungkapan jiwa maka belum dinilai apa-apa bagi hamba tersebut (maksudnya: masih muslim) selama belum diucapkan, atau belum melakukan apa-apa yang sesuai ucapannya, atau belum mengikrarkan di hatinya yang membuatnya menjadi sebuah keyakinan. (Fatawa Asy Syabakah Al Islamiyyah No. 132288).
Dalilnya adalah hadits Nabi
ﷺ: إن الله تَجَاوَزَ عن أمتي ما حَدَّثَتْ به أَنْفُسَهَا، ما لم تَعْمَلْ أو تتكلم
"Allah Ta’ala membiarkan yang terjadi pada umatku apa-apa yang masih terlintas dalam jiwanya, selama belum menjadi perkataan atau tindakan". (H.R. Muttafaq ‘Alaih).
Kedua, Menghina di hati dengan keyakinan, maksud, dan kesadaran. Maka ini dihitung kafir, berdasarkan penjelasan-penjelasan di atas. Firman Allah Ta’ala:
وَلَٰكِن مَّا تَعَمَّدَتۡ قُلُوبُكُمۡۚ
"Tetapi apa yang disengaja oleh hatimu." (Q.S. Al Ahzab: 5)
Jika melihat apa yang anda sampaikan, maka in syaa Allah anda masih kategori kelompok satu, yaitu baru sekedar lintasan dan waswas, masih sebagai muslimah. Maka, tetaplah istiqamah dalam Islam, dan berlindung kepada Allah Ta’ala dari waswas.
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya
Wallahu a'lam bishshawaab
Wassalaamu 'alaikum wrwb.