Assallamuallaikum Wr Wb
Ustadz, saya sudah lama ingin bertanya perihal ini, tetapi takut masuk kategori dosa dan malu bertanya langsung secara offline, semoga Allah SWT ampuni. Surga dan Neraka adalah perkara ghaib yang wajib diimani oleh setiap muslimin. Para Ustadz dalam pengajian atau mimbar jumat pun sudah sering membahas perkara-perkara apa yang dapat menyebabkan masuk surga atau neraka. Diantara yg saya ingat, ada riwayat yang menyebutkan orang dengan amalan soleh seumur hidupnya, namun menjelang ajal, dia melakukan perbuatan keji, dan dia masuk neraka. Begitu juga sebaliknya.
Pertanyaan saya, sejak nabi adam dan nanti manusia terakhir, siapa-siapa yang menjadi penghuni surga atau nerakanya, apakah sudah ditentukan Allah SWT dan bagian dari TakdirNya? Terimakasih atas jawaban dan bimbinganya. Semoga Allah SWT mengampuni dosa dan kesalahan kita semua. Aamiin
Wa'alaikumussalaam wrwb.
Allah memiliki pengetahuan yang mutlak dan abadi, yang mencakup segala sesuatu yang akan terjadi, termasuk nasib manusia di akhirat. Telah ada dalam catatan Allah siapa saja yang akan masuk surga dan siapa yang akan masuk neraka sejak sebelum manusia diciptakan, bahkan sebelum dicipotakan langi dan bumi.
Ketetapan dan catatan Allah tersebut tidak menggugurkan kewajiban manusia untuk beramal sholeh, karena kewajiban manusia hidup di dunia ini memang untuk beramal (QS.9:105).bahkan semestinya keyakinan akan takdir ini seharusnya memotivasi umat Muslim untuk terus berbuat baik, menegakkan shalat, melaksanakah semua ibadah dan berakhlak mulia, karena surga adalah balasan bagi orang-orang beriman.
Meskipun takdir telah ditentukan, manusia memiliki kehendak bebas dan pilihan untuk berbuat baik atau buruk. Kisah orang yang amalnya shaleh seumur hidup namun melakukan perbuatan keji menjelang ajal, atau sebaliknya, menunjukkan bahwa akhir dari kehidupan seseorang sangat menentukan nasib seseorang di hatri kiamat nanti
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya
Wallahu a'lam bishshawaab
Wassalaamu 'alaikum wrwb.