ustad saya mau tanya,apakah seseorang yang ingin bertaubat dari zina tetapi pernah menceritakan aib zinanya kepada orang lain beberapa tahun sebelumnya karena tidak tahu bahwa itu dilarang agama dan baru tahu sekarang ustad bahwa aib zina tidak boleh sama sekali di ceritakan, azab allah sangat lah mengerikan, tetapi bagaimana apakah benar"tidak bisa diterima taubatnya,dan walaupun juga beribadah tidak akan diampuni,
Assalaamu 'alaikum wrwb.
Islam sangat melarang seseorang menceritakan aibnya sendiri atau aib orang lain. Hal ini termasuk dosa besar yang disebut mujaharah atau menyebarkan dosa. Allah telah menutupi aibnya, dan menceritakannya sama dengan membuka tabir yang telah Allah tutup.
Menutupi aib diri sendiri hukumnya adalah wajib, begitu juga dengan aib orang lain. Sebaliknya, menceritakan aib zina yang pernah dilakukan, bahkan kepada pasangan, adalah haram.
Jika seseorang bertaubat secara tulus dan tidak mengulangi perbuatan zina, maka Allah akan menerima taubatnya. Meskipun telah menceritakan aibnya, yang dianggap dosa lain, taubat tetap bisa diterima jika memenuhi syarat-syaratnya, karena Allah adalah Maha Pengampun.
Untuk bertaubat, maka berhentilah dari zina, sesali perbuatan di masa lalu, dan bertekadlah untuk tidak mengulanginya lagi.
Jangan pernah lagi menceritakan aib masa lalu kepada siapa pun. Sebaiknya, jadikan aib tersebut pelajaran dan simpan rapat-rapat.
Ibadah tetap akan diterima, asalkan dilakukan dengan ikhlas. Namun, anda harus tetap berusaha untuk menutupi aib zina di masa lalu dan jangan pernah lagi menceritakan aib itu kepada siapa pun.
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberkan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya
Wallahu a'lam bishshawaab
Wassalaamu 'alaikum wrwb.