Ragu Saat Sholat

Sholat, 24 Oktober 2025

Pertanyaan:

 Assalamualaikum.

Masalah ini kadang terjadi. Saat sholat, setelah sujud saya merasa ragu apakah sudah duduk di antara dua sujud atau belum. Tapi saya berpegang pada keyakian jika saya berpikir untuk bangkit setelah sujud kedua, maka duduk di antara dua sujud sudah saya lakukan dan itu hanya gangguan setan. Tapi, di rakaat berikutnya saya jadi ragu dan berpikir sebaliknya, kalau saya belum duduk di antara dua sujud. Biasanya saya melanjutkan sholat saja lalu sujud sahwi. Tapi keesokan harinya saya jadi ragu dan kepikiran kalau saya benar-benar belum duduk di antara dua sujud dan sholat saya tidak sah. Kadang saking ragunya, saya mengulang sholat yang kemarin.

Apa yang sebaiknya saya lakukan, karena saya merasa keyakian saya selalu berubah. Jika saya mau mengambil yang lebih hati-hati (sujud lagi karena dianggap belum duduk di antara dua sujud) saya selalu berpikir kalau saya sudah melakukannya dan kalau saya sujud lagi maka menambah rukun sholat. Tapi di rakaat berikutnya saya pasti berpikir kalau belum duduk di antara dua sujud. Dan setelah selesai sholat saya merasa sholatnya jadi tidak sah karena ada rukun yang tertinggal.

Saya benar-benar bingung dan hati saya jadi tidak tenang, mohon bimbingannya.



-- Fiya (Jogja)

Jawaban:

Wa'alaikumusslaam wrwb.

Jika anda sudah yakin telah duduk di antara dua sujud (meskipun merasa ragu kemudian), maka anda tidak perlu sujud lagi. Keyakinan bahwa anda sudah melakukannya dan kemudian sujud lagi akan menambah rukun shalat, jadi abaikan saja was-was tersebut.

Keraguan saat masih dalam shalat, seperti ragu sudah sujud kedua atau belum, diselesaikan dengan melakukan sujud kedua lalu sujud sahwi sebelum salam.

Keraguan yang timbul setelah salam tidak membatalkan shalat anda. Shalat anda tetap sah meskipun anda merasa ragu, karena keraguan yang muncul setelah beramal itu tidaj dianggap.

Mengulang shalat hanya dilakukan jika keraguan sangat ekstrem dan anda merasa tidak yakin apakah shalat itu sah. Namun, untuk kasus seperti anda yang merasa keraguan itu berlebihan dan berulang kali, itu tidak diangap dan anda mengikuti keyakinan pertama anda (sudah melakukan) dan melanjutkan shalat.

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA