Was - Was Terhadap Murtad

Aqidah, 11 November 2025

Pertanyaan:

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ  

Saya ingin bertanya. Jadi, saya pernah tidak sengaja berkata mengenai khitan atau sunat. Saya berkata kurang lebih seperti ini "sunat jaman sekarang itu sembuhnya cepat sedangkan dulu aku sampai seminggu baru sembuh. Kalo tau gitu mending aku sunatnya sekarang aja." Setelah berkata seperti itu saya langsung istighfar tetapi muncul perasaan kalau saya sudah murtad karena bercanda soal khitan tadi. 

Apakah saya termasuk orang yang sudah murtad, ustadz? Kalau iya, bagaimana cara kembali dan bagaimana dengan amalan - amalan saya sebelumnya, ustadz? 

Terima kasih.



-- Hamba Allah (Medan)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wtrwb.

Murtad (keluar dari Islam) adalah tindakan yang sangat serius yang biasanya mensyaratkan adanya niat yang disengaja, sadar, dan jelas untuk menolak salah satu prinsip dasar (rukun) agama Islam, atau menghina Allah, Nabi Muhammad , Al-Qur'an, atau syariat secara terang-terangan dengan maksud merendahkan agama.
 
Apa yang anda sampaikan hanyalah sebuah perbandingan faktual mengenai metode medis dan proses penyembuhan khitan antara masa lalu dan masa kini. Pernyataan anda: Bukan penolakan terhadap kewajiban syariat (khitan adalah sunnah muakkadah/anjuran kuat dalam Islam), dan Bukan penghinaan terhadap ajaran agama atau Nabi. itgu hanya ekspresi penyesalan pribadi karena harus mengalami proses penyembuhan yang lebih lama di masa lalu.
Anda tidak bermaksud menghina syariat atau keluar dari Islam; anda hanya membandingkan teknologi medis. Fakta bahwa anda langsung beristighfar setelah mengatakannya menunjukkan bahwa hati anda tetap terikat pada keimanan dan anda merasa tidak nyaman jika perkataan tersebut disalahpahami sebagai sesuatu yang buruk.
Dalam Islam, candaan yang tidak sampai menghina hal-hal yang disucikan agama tidak menyebabkan seseorang murtad secara otomatis.
 
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya
Wallahu a'lam bishshawaab
 
Wassalaamu 'alaikum wrwb.


-- Agung Cahyadi, MA