Pertanyaan:
Saya ikut organisasi, dan ada pada bagian pembuatan poster. Kadang saya membuat poster untuk hari besar agama lain. Saya membuatnya dengan tidak menyertakan perkataan ‘selamat’, dan untuk captionnya saya salin dari yang tahun sebelumnya. Apakah perbuatan saya ini diperbolehkan? Ataukah sama saja dengan mengucapkan selamat? Apa yang perlu saya lakukan jika ternyata salah?
--
Aliya (Jogja)
Jawaban:
Assalaamu 'alaikum wrwb.
Secara umum, dalam pandangan Fatwa MUI (Komisi Fatwa se-Indonesia VIII), mengucapkan selamat hari raya kepada non-Muslim, atau ikut menyemarakkan syiar agama lain, dianggap sebagai bagian dari akidah dan ibadah, yang diharamkan.
Mendesain kartu ucapan atau poster hari raya agama lain sering kali dikategorikan sebagai tindakan ikut menyemarakkan syiar, meskipun tanpa kata ‘selamat’.
Jika caption tersebut isinya mengandung doa, pembenaran keyakinan, atau ikut merayakan (tahni'ah), maka hukumnya haram menurut kesepakatan ulama.
Meskipun tidak ada kata "selamat", membuat poster, menyebarkannya, atau menyalin caption yang merayakan hari besar agama lain (misal: "Selamat Natal", "Selamat Waisak", dll.) secara substansi dianggap sama dengan memberikan ucapan karena merupakan bentuk partisipasi, penyemarakkan, dan pengakuan atas hari raya tersebut.
Jika anda merasa perbuatan ini salah secara akidah, berikut adalah langkah yang bisa diambil:
- Secara halus menolak untuk mendesain poster bertema keagamaan (hari besar) non-Muslim di masa mendatang.
- Tetap toleransi dengan cara yang dibenarkan, misalnya: mengucapkan selamat atas kebahagiaan sosial (kelahiran anak, pernikahan), saling menghormati, tidak mengganggu ibadah, dan bekerja sama dalam urusan sosial/kemasyarakatan (muamalah).
- Sampaikan keberatan anda berdasarkan prinsip agama yang anda yakini dengan cara yang baik dan profesional kepada pengurus organisasi.
- Mohon ampun kepada Allah atas ketidaktahuan atau kekhilafan yang telah dilakukan.
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya
Wallahu a'lam bishshawaab
Wassalaamu 'alaikum wrwb.
--
Agung Cahyadi, MA