Pertanyaan:
Jika saat berwudhu ada rukun yang tertinggal, misal: setelah membasuh wajah langsung mengusap kepala, apa yang harus dilakukan? Dan jika ragu-ragu apakah sudah melakukan suatu rukun atau belum saat melakukan rukun lainnya, misal: muncul keraguan apakah sudah membasuh tangan sampai siku saat sedang mengusap kepala, apa yang harus dilakukan?
--
Caca (Bantul)
Jawaban:
Assalaamu 'alaikum wrwb.
Apabila ada rukun yang tertinggal (misal, lupa membasuh tangan tetapi langsung mengusap kepala setelah membasuk muka, maka segera kembali ke rukun yang terlewat, yaitu basuh tangan, lalu lanjutkan mengusap kepala dan rukun-rukun setelahnya. Wudhu in syaa Allah tetap sah karena tidak ada jeda yang lama.
Tetapi apabila jeda waktunya lama, sehingga muka yang dibasuh sudah mengeraing, maka ulang wudhu dari awal. karena jeda yang lama dianggap sebagai terputusnya urutan wudu yang sah.
Apabila ragu saat sedang melakukan suatu rukun, kembalikan ke rukun tersebut. Basuh tangan kanan dan kiri lagi (sampai siku) dengan sempurna, lalu lanjutkan mengusap kepala dan seterusnya. Keraguan saat proses berlangsung harus dihilangkan dengan mengulang basuhan rukun yang diragukan.
Jika sudah yakin selesai wudhu, lalu muncul keraguan apakah ada rukun yang terlewat, maka abaikan keraguan itu. Wudhu anda tetap sah karena keraguan setelah selesai tidak dianggap, yang karenanya tidak membatalkan wudhu, kecuali anda yakin ada yang terlewat. Ini adalah rahmat Allah agar tidak membuka pintu was-was yang tidak ada habisnya.
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya
Wallahu a'lam bishshawaab
Wassalaamu 'alaikum wrwb.
--
Agung Cahyadi, MA