Niat Puasa Dengan Bahasa Indonesia

Puasa, 27 Maret 2008

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum wr. wb. Yang mau saya tanyakan ustadz: apakah bisa kita berniat dengan bahasa indonesia? Dan kalau bisa, mohon ditunjukkan bagaimana niat puasa dawud dan niat puasa-puasa sunnat lainnya. Terimakasih sebelumnya. Wassalamu 'alaikum wr. wb.

-- Ahmad (Surabaya)

Jawaban:

Wa'alaikumussalam wr wb.

Niat dalam kajian fiqh Islam termasuk syarat sahnya ibadah, berdasarkan sabda Rasulullah saw yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim dari sahabat Umar Bin Khatthab yang artinya: "Sesungguhnya setiap amal itu tergantung pada niatnya, dan sesunguhnya setiap orang akan mendapatkan (pahala) apa yang diniatkannya ..."

Dan seluruh ulama' sependapat, bahwa niat yang merupakan sahnya ibadah tersebut, cukup dilakukan dalam hati dan tidak harus diucapkan dengan lisan, meskipun ada sebagian ulama' yang membolehkan untuk dilafadzkan dengan lisan (dan tidak mewajibkan).

Oleh karena tidak harus diucapkan dengan lisan, maka tentunya tidak disyaratkan dalam meniatkan amal ibadah untuk memakai bahasa tertentu, cukuplah seseorang ketika mau melaksanakan ibadah X, meniatkan dalam hati akan melakukan ibadah tersebut. Misalnya: ketika akan berpuasa Daud (atau senin dan kamis atau ibadah yang lainnya), cukuplah berniat dalam hati: "Saya akan puasa sunnah Daud karena Allah."

Demikian, wallahu a'lamu bisshawab, semoga dapat dipahami dan selamat beribadah.

Wassalamu 'alaikum wr wb.

-- Agung Cahyadi, MA