Pernikahan Anak Angkat

Pernikahan & Keluarga, 19 Februari 2010

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum wr. wb.

Saya mau tanya, adik perempuan saya adalah anak angkat keluarga saya, tetapi kami masih memiliki hubungan darah, karena adik saya adalah anak dari Adiknya Papa saya. Pada saat adik saya dilahirkan, ibunya atau adik perempuan papa saya meninggal dunia, maka dari itu anak itu langsung diasuh oleh keluarga kami.

Yang saya mau tanyakan apakah pada saat adik saya mau menikah, bolehkah papa saya yang menjadi wali nikahnya? Dan pada saat Ijab Qabul untuk nama belakang adik saya, bolehkah nama papa saya yg digunakan atau harus nama ayah kandungnya?

Mohon bantuannya & konfirmasinya perihal ini. Terima kasih banyak.



-- Mia (Jakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalam wr wb.

Ada dua hal yang perlu dijelaskan dari pertanyaan sdri Mia :

Pertama : Para ulama berpendapat, bahwa wali yang berhak untuk menikahkan seorang wanita ialah 'Ashabah/kerabat laki-laki ayah, dengan urutan sebagai berikut : Ayah, kakek, anak laki-laki kebawah, saudara laki-laki kebawah, paman kebawah dan hakim.

Berdasarkan hal tersebut, maka yang paling berhak untuk menjadi wali pada pernikahan adik asuh anda adalah ayah kandungnya, sementara papa anda sebagai paman juga diperbolehkan untuk  menjadi wali dari pernikahan adik asuh tersebut, dengan catatan setelah mendapat izin ayah kandungnya atau ayah kandungnya sudah tidak ada.

Kedua : Berkaitan dengan nama belakang adik asuh anda tersebut, maka wajib dengan menyebutkan nama ayah kandungnya dan nama papa anda tidak diperkenankan dalam Islam untuk menjadi nama belakang dari adik asuh tersebut (QS. 33:5).

Wallahu a'lam bishshawab.

Wassalamu 'alaikum wr. wb.

-- Agung Cahyadi, MA