Tidak Ingin Cerai

Pernikahan & Keluarga, 7 Desember 2010

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr wb.

Yth pengasuh,

Saya saat ini sedang digugat cerai oleh istri. Isi gugatan : perselingkuhan, KDRT, terjadi pertengkaran terus menerus. Saya memang pernah selingkuh pada tahun 2003, dan saya mengakui thdp istri saya dgn maksud saya ingin taubatan nasuha dan kembali ke istri. Dan alhamdulillah hingg kini saya tidak pernah mengulangi bahkan menjauhi segala yang berpotensi kesana. Ttg KDRT memang saya pernah mengingatkan istri saya dgn cara menempelkan tangan saya (menoyor) ke pipi istri saya krna pada saat kami bertengkar istri saya mengeluarkan kata2 kotor. Begitu juga pada saat terjadi cekcok mulut istri saya menantang minta dipukul dan saya emosi hingga memukulnya dgn map. Dan yang ketiga peristiwanya hampir sama, tapi saya telah berjanji tidak akan memukulnya lagi, hal saya lakukan adalah saya meludah ke arah lain, krna saya sgt emosi mendengar kata-katanya.
Jika alasan terjadi pertengkaran terus menerus, saya contohkan bahwa saya menetapkan jam main anak2 hingga jam 17.30, tapi dalam prakteknya istri saya kurang membantu untuk menerapkan hal itu, hingga kesannya aturan ibunya lebih enak dari aturan ayahnya.
Secara ringkas demikian gambarannya Pak Ustadz. Saya ingin saran dan solusi, karena saya tidak ingin bercerai karena saya masih mencintai istri saya, serta bepikir untuk anak2. Apa yang harus saya lakukan pada sidang nanti.

Terima kasih sebelumnya Pak Ustadz.

Wassalamualaikum wr wb.

-- Hendaryanto (Tangerang)

Jawaban:

Wa'alaikumussalam wr wb.

Menurut saya, akan lebih bijak kalau sebelum sidang digelar, anda berkomunikasi dengan cara yang baik dengan istri dan keluarganya, dan bahkan kalau bisa bagaimana caranya anda dapat mengkomunikasikan kepada keluarga istri agar sidang dibatalkan.

Dan untuk itu, anda mungkin perlu bantuan pihak ketiga, bisa keluarga besar anda atau tokoh masyarakat, atau seorang ustadz atau seorang kyai yang bersama-sama anda mendatangi istri dan keluarganya untuk meminta maaf dan menyampaikan maksud anda tidak ingin bercerai.

Dan yang tidak kalah penting, anda perlu mendekatkan diri kepada Allah untuk memohon agar Allah berkenan memberikan kemudahan dan ridhonya.

Demikian, semoga Allah berkenan memberikan yang terbaik untuk keluarga anda.

Wallahu a'lam bishshawab.

Wassalamu 'alaikum wr wb.

-- Agung Cahyadi, MA