Ingin Menikah Tapi....??

Pernikahan & Keluarga, 23 April 2011

Pertanyaan:

Assalamualaikum, Pak Ustadz. Pertayaan saya: apakah saya termasuk anak yang duhaka terhadap orang tua, apabila saya memaksakan kehendak saya untuk menikahi calon saya, sementara orang tua saya melarangnya dengan alasan karena JAUH, tempat saya di jawa timur dan calon saya di jawa barat.
Saya ingin sekali menikah sama calon saya, karena takut tergelincir perbutan zina. sementara ortu belum bisa memahani perasaan saya. kalaupun mau menikah harus di tempat daerah saya juga. saya harus gimana nih, ustad. mohon nasehat dan solusinya. sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih...



-- Syafik (Bangkalan)

Jawaban:

Wa'alaikumussalam wrwb.

Pernikahan dalam Islam harus dimaksudkan untuk mencarai kedamaian (QS.30 :21), karena hanya dengan suasana damai sajalah, suami/istri akan bisa mengatur rumah tangganya dengan baik.

Dan jangan pernah berspekulasi dalam pernikahan, tetapi tetapkan calon  lebih dahulu dengan kriteria Rasulullah saw (yang baik agama dan akhlaknya), setelah mendapatkan calon dengan kriteria tersebut, lalu komunikasikan dengan keluarga besar, terutama Bapak dan Ibu  sampai mereka (khususnya bapak dan ibu) menyetujui calon anda. Setelah itu segera proses semuanya hingga akad nikahnya dan walimahnya. Dengan demikia, maka insya Allah kedamaian yang merupakan tujuan pernikahan itu akan bisa diraih.

 Oleh karena itu, saran saya, janganlah melangkah lebih jauh, tetapi upayakan untuk mengkomunikasikan dengan cara yang baik, rencana nikah anda kepada keluar besar anda, khususnya bapak dan ibu, semoga Allah memberikan kemudahan dan memilihkan yang terbaik untuk anda. (anda bisa bayangkan, apa yang akan anda rasakan dikemudian hari, ketika anda harus menikah, sementara orang tua tidak meridhoi pernikahan tersebut?! semoga tidak pernah terjadi)

Wallahu a'lam bishshawab

Wassalamu 'alaikum wrwb

-- Agung Cahyadi, MA