Pembagian Zakat Fitrah

Zakat, 5 Agustus 2011

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr. wb.

Bagaimanakah ketentuannya menurut agama ttg pembagian zakat fitrah. Bolehkah kita berzakat kpd satu mustahik saja spt : anak yatim dlm keluarga/lingkungan terdekat kita. Atau pembagian zakat fitrah tsb harus merata kepada mustahik-mustahik yg lain. Sebab ada di suatu tempat dimana orang-orang tidak mau mengumpulkan pada BAZIS, tapi memilih utk menentukan sendiri tempat mereka berzakat spt: orang miskin dekat rumah mereka, atau anak yatim, atau pada guru pengajian. Artinya zakat mereka tsb tidak menyebar kepada mustahik yg lain. Mohon penjelasannya.



-- Mushabri (Kerinci)

Jawaban:

Wa'alaikumussalam wrwb.

Zakat, termasuk zakat fitrah, seyogyanya dibagikan kepada mustahiq yang ada di lingkungan dimana zakat tersebut dihimpun, dan sebaiknya apabila zakatnya banyak, zakat tersebut  dibagikan kepada seluruh mustahiq yang ada.

Sebetulnya zakat itu adalah tanggung jawab pemerintah (yang menghimpun dan menyalurkannya), tetapi ketika pemerintah tidak melaksanakan tanggung jawabnya dan akhirnya zakat dikelola oleh lembaga-lembaga ZIS swasta, akhirnya masih banyak daerah yang tidak ter-cover, karena struktur dan jangkauan lembaga-lembaga tersebut memang sangat terbatas. Pada saat itulah akhirnya kita masih banyak sebagian orang Islam membagikan zakatnya  sendiri langsung kepada mustahiq yang ada di lingkungannya, dan insya Allah itu juga sah secara syar'i, meskipun sebaiknya ia berkoordinasi dengan muzakki yang lain atau dengan lembaga ZIS, agar zakat tidak menumpuk kepada seseorang dan tidak menyebar kepada mustahiq yang ada.

Wallahu a'lam bishshawab.

Wassalamu'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA