Puasa Daud

Puasa, 24 September 2020

Pertanyaan:

assalamualaikum warahmatullaha  wabaraktuh

ustad, jika

senin : puasa daud di mulai

selasa: tidak puasa

rabu: (untuk puasa daud harusnya hari ini juga                    puasa) namun, karena ketidaksanggupan dll                    sehingga hari ini tidak puasa,

pertanyaanya : 1 apakah puasa daud kita sah/di terima                              walaupun lusanya tidak berlanjut.

                       2 apakah puasa pertama sudah di hitung                            puasa daud walaupun lusanya tidak di                              lanjut

jazakallah wa barakallah



-- Abdullah Adburrahman (Bandung)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Puasa Daud adalah pauasa sunnah terbaik dan puasa sunnah yang paling Allah sukai, Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ أَحَبَّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ وَأَحَبَّ الصَّلاَةِ إِلَى اللَّهِ صَلاَةُ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ كَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ وَكَانَ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا

“Puasa yang paling disukai di sisi Allah adalah puasa Daud, dan shalat yang paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Daud. Beliau biasa tidur di pertengahan malam dan bangun pada sepertiga malam terakhir dan beliau tidur lagi pada seperenam  malam terakhir. Sedangkan beliau biasa berpuasa sehari dan buka sehari.” ( HR. Bukhari dan Muslim )

Adapun cara berpuasa Daud ialah dengan berpuasa sehari dan tidak berpuasa pada hari berikutnya, dan demikian dilakukan untuk hari hari berikutnya

Berdasarkan hal tersebut, maka apa yang sudah anda lakukan dengan niat anda untuk berpuasa Daud, dengan memulainya pada hari Senin, namun pada hari Rabu yang semestinya anda berpuasa tetapi tidak mampu, maka in syaa Allah puasa anda hari senin akan tercatat sebagai puasa yang akan Allah terima, tentunya dengan catatan anda tetap mempunyai niat kuat untuk melanjutkan niat puasa Daud jika anda telah mampu dan tidak ada halangan syar'i

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA